Rabu, 18 Februari 2009

PENGAKUAN MANTAN JAMAAH TABLIGH

6 Tahun bersama Jamaah Tabligh...

ini adalah sebuah kisah nyata yang ana alami sendiri bersama jamaah tabligh selama 6 tahun, dulu ana merupakan salah satu pengikut dan pembela mati2an jamaah tabligh. sebuah jamaah baru dari india yg didirikan oleh syaikh Maulana Ilyas Al kandahlawi bersama teman dan keluarganya.yang sudah tidak asing lagi bagi kita semua. jamaah tabligh memang sangat handal dalam mempengaruhi orang2 awam, kyai, ustadz, dan tentu dalam tanda petik "tidak semua". mereka dulu sangat menyejukkan hati dan pikiran ana, namun setelah ana masuk lebih dalam secara kritis ternyata ana temukan penyimpangan2 yg luar biasa. sebenarnya ana sudah merasakan ketidak beresan dengan jamaah ini, 3 tahun setelah ana ikut dengan aktifitas mereka, namun ana coba utk berhusnudzon kepada mereka, karena mereka juga mengamalkan sunnah, dan mendakwahkan sunnah ( sunnah2 tertentu yg lazim, itupun sudah terkotori oleh bid'ah ).

Mengapa saya Keluar dari JT...???

ini berawal ketika ana berinteraksi dengan empat manhaj ( manhaj tabligh, manhaj NU , manhaj ikhwani/hizbi dan manhaj Salaf),keberadaan ana dalam interaksi ketat antara keempat manhaj inilah yg membuat ana terpacu utk mencari kebenaran yg lebih rojih diantara 4 itu, silih berganti ana masuk kepada keempatnya, karena ana sejak dulu berkeyakinan, kebenaran hanya satu, dan golongan yg selamat pasti hanya satu( berdalil dari hadits iftiroqul ummah), dan ana harus mencari satu kebenaran itu, satu golongan itu... ibaratnya ana seperti musafir yg mencari satu berlian yg langka di zaman ini. di NU ana dilahirkan dan dibesarkan, keluarga ana dari umi dan abah adalah NU tulen dari generasi ke generasi, saya sangat terwarnai pada waktu itu, namun al hamdulillah meskipun demikian, saya berangkat dari pemikiran NU yg hanif, dimana abah tidak mau bertaklid dengan ke NU an meskipun beliau berpemahaman NU( asy'ariyah), beliau menolak sufiyah, dan tabaruk di kuburan. alhamdulillah sejak awal ana sudah ber basic seperti ini. walaupun pemahaman abah sedemikian itu, namun ana juga pernah ziarah kekuburan wali(yg dianggap wali oleh mereka), namun ana langsung timbul pertanyaan, masa orang yg sudah meninggal bisa ngasih bantuan, menghubungkan dengan Alloh? itu yg langsung terbesit dari benak ana. sampai pada titik klimaksnya ana kenal dengan Ikhwanul Muslimin di sekolah SMA ana dulu, dan mulailah perbandingan pemahaman ana lakukan, melalui dialog dengan mereka dan berdiskusi dengan mereka, dan tibalah pada klimaksnya ana berittikad utk keluar dari keyakinan NU dan beralih pada pemahaman Ikhwanul Muslimin yg pada waktu itu mendirikan PK (Partai Keadilan), mulailah ana dengan interaksi, aktfitas PK ana sering ikuti, mulai dari kajian liqo' sampai turun kejalan utk kampanye, setelah ana mengenal PK lebih jauh, ana berfikir kenapa begitu militan sekali mereka ini, sampai bikin sistem partai, padahal secara logika umat islam akan semakin terkotak2, maka dari sinilah ana mengenal jamaah tabligh di masjid kampung ana. dan melaui diskusi panjang lebar otomatis dengan basic pemahaman ikhwani dan NU yg masih merwarnai ana, sampai titik akhir ana merasa kalah dengan bujukan JT, pada waktu itu ana melihat JT lebih simpel, sifatnya menyatukan umat baik dari NU, Muhammadiyah, dll bisa masuk tanpa susah payah...inilah yg membuat ana tertarik pada JT. dan disinilah ana berlama2 sampai 6 tahun bergabung dengan mereka... suatu hari ana keluar 3 hari dengan karkun di daerah bawen bersama Orang tua halaqoh bawen (ungaran-semarang) saat itu ana sudah bergabung selama 3 tahun dengan JT, dan ana sudah menikah, ana mencari kontrakan rumah dan ana di tawari di rumah karkun juga yg sudah belasan tahun ikut JT bahkan sudah pernah ke IP (IP= india pakistan, pada waktu itu tertib khuruj belum sampai ke bangladesh tapi ke India dan pakistan, sekarang ada tertib keluar 4 bulan IPB, india, pakistan dan bangladesh), ana putuskan mengajak istri ana tinggal di rumah karkun itu, dan alangkah terkejutnya ana ketika ana, ketika karkun pemilik rumah itu menyodorkan secarik kertas yg berisi amalan wirid agar di baca sebelum mendiami rumahnya. amalan itu adalah membaca Allohumma anzilni mubarokan wa anta khoirun munzilin sebanyak 4444 kali, tentu ana terima saja walaupun keyakinan ana berseberangan dengan dia, bahkan ana tidak mengamalkan amalan tersebut setelahnya, dan semakin terkejut lagi ketika di rumahnya yg super besar itu terdapat rajah2, jimat, hizib dan tulisan2 tanpa terbaca di setiap pintu, jendela, dan kamar yg intinya sebagai tolak kebakaran, tolak maling, tolak jin dll. istighfar ana tak habis2 saat itu, dan lebih anehnya lagi ketika itu ana sampaikan pada senior lain mereka justru tersenyum dan berkata... "satu hati saja...ga masalah", dari sinilah ana mulai ragu... dan ana sampaikan pada teman2 karkun sehingga merekapun menyuruh ana keluar lebih lama yaitu 40 hari, dan akhirnya terwujud di jogja, ana bergabung dengan beberapa karkun senior yg beristri wanita salafy( murid ja'far umar tholib) yg menjadi dosen di UAD jogja, dari sana ana yakin bahwa JT lebih bagus dari salafy, buktinya istri karkun itu seorang salafy, pada waktu itu ana terus bertanya2, kok bisa ya??? padahal salafy kan kuat2 dalam berdalil dan menyesatkan JT, (pada waktu itu ana juga sudah kenal Laskar Jihad ja'far umar tholib) dan juga sering berdebat dengan mereka dalam masalah agama dan membela JT, semua yg dituduhkan JT kepada salafy ana koreksi dan telusuri kebenarannya, demikian juga dengan tuduhan salafy pada JT juga ana telusuri kebenaranya, saat ana dapat selebaran fatwa sesat JT dari ulama timur tengah, ana langsung ambil bantahan dari buku yg juga merupakan bantahan dari JT atas fatwa tersebut, yaitu sebuah buku karangan Abdul Kholiq pirzada dari mesir yg diterjemahkan oleh Ust. Masrohan Ahmad dari semarang(ust.JT)yg berjudul " MAULANA ILYAS DIANTARA PENENTANG DAN PARA PENGIKUTNYA"(sekarang buku itu masih ada) berisi tentang fatwa terbaru dari ulama kibar timur tengah, disana juga disertakan ulama2 penentang dan pendukungnya, ana tidak merasa puas dengan buku itu karena masih rancu dan simpang siur, maka ana tanya kepada salah satu salafy, namanya Abu Umar cilacap( semoga Alloh memberkahi kehidupannya) dari beliau ana belajar tentang manhaj salaf, belajar tauhid, belajar hadits shohih dan belajar tentang iftiroqul ummah, termasuk belajar amalan2 sunnah dan mengenali bid'ah. ketika ana sampai pada masalah bid'ah dan sunnah/ tentang manhaj 4 imam, luar biasa detailnya pembahasan ilmu ini sehingga dibutuhkan kematangan akidah, kelurusan akidah dan pelepasan baju fanatik golongan, ana pada waktu itu terus membuktikan ilmu yg ana dapatkan pada kajian salaf, kepada aktifitas JT selama ini dan ana mulai ragu dan ragu, semakina lama ana keluar khuruj dengan JT, semakin terbukti apa yg ada dalam ilmu salaf itu... bahkan ana sering ngajak karkun ngaji salaf dan banyak dari mereka menolaknya, dengan congkak mereka berkata" saya tidak mau ngaji salaf karena bikin orang suka hujat dan membid'ahkan" diantara mereka juga ada yg ngaji salaf namun berada pada kondisi seperti saya..yaitu ragu2 terhadap JT, suatu hari ana berdebat dengan seorang amir tentang masalah penyamaan Rosululloh dengan kodok, dan ana terkejut ketika mereka bilang yg penting niatnya bagus, berikut nukilan tulisan ana atas kejengkelan ana pada penyamaan itu yg juga ana tulis di comment blog JT dan salafi :

"ana punya banyak pengalaman di JT yg sangat membuat saya naik darah dan naik pitam, walaupun ana dulu belum keluar dari JT, yaitu ketika amir shof bayan maghrib amir itu menyamakan Nabi Shollallohu’alaihi wasallam dengan kodok(na’udzubillah) mereka bilang” Nabi muhammad ibarat kodok yg hidup pada dua alam yg memperingatkan ikan2 agar tidak mau terpancing kail manusia ( keduniaan), begitu juga Nabi juga memperingatkan manusia karena ia pernah melihat neraka dan syurga,sekaligus hidup didunia bercakap dengan manusia memberi nasehat pada manusia yg lain.” alangkah murkanya saya ketika amir itu setelah ana luruskan malah bilang yg penting niatnya baik, dia bilang innamal a’malu biniyyat” bahkan saya dituduh membuat tidak satu hatinya jamaah yg ikut khurj karena mendebat amir. ini pengalaman ana ketika ana khurj di wilayah ungaran jawa tengah.

Orang tua halaqoh bawen (senior tabligh di bawen jateng semarang), pernah memberi ana amalan membaca Allohumma anzilni munzalan mubarokan wanta khoirul munzilin sebanyak 4444, karena ana baru mau menempati rumah kontrakan miliknya. dan ana juga mendapati di jendela2 pintu2, ada azimat dan rajah/hizib serta macam2 lafadz tak terbaca yg katanya untuk tolak balak. ini ana alami sendiri, jadi jika mereka menyangkal mereka tidak melakukan kebid’ahan dan kesyirikan dan bahkan pernah ngaku bukan sufi, itu karena mereka tidak tahu menahu dengan JT itu sendiri. bagaimana mungkin Jamaah yg mengaku menghidupkan sunnah mengajarkan wirid bid’ah, amalan kencing berdehem dan berjingkat, menjilati jari ala mereka dengan membaca doa tertentu setelah makan, katanya supaya tangannya bisa kuat saaat menghadapi lawan (pukulan brojo musti) ini ana dengar dan ana alami sendiri bahkan ana dulu ikut mendakwahkannya.

ketika ditanya ilmu jawabanya ngawur
*ana pernah bertanya pada mereka tentang islam, maka mereka menjawab islam itu : syariat, hakikat,ma’rifat. (sama dengan kitab bathil al hikam sufiyah) dan bahkan dalam takrir yg diulang ulang dalam tertib dan buku panduan tabligh mereka mengatakan ahli thoriqoh(sufi) bagi mereka adalah termasuk tiang / pilar agama islam yg jika tidak ada maka akan robohlah islam,(na’udzubillah).nah anehnya ketika saya tanyakan apakah mereka sufiyah mereka bilang tidak, kami hanya belajar dari thoriqohnya sufi.(bingung kan?) dilain tempat ana tanya karkun jogja, apa antum tau bahwa kita harus menghormati orang sufi, mereka menjawab saya bukan sufi tapi orang islam. tiudak ada kaidah yg baku karena mereka berkata tanpa kesatuan hati dan fikir sebagaimana yg mereka gembar gemborkan, kalolah dia sehati dan sefikir itu apabila dalam tertib2 tabligh aja sedangkan masalah tauhid mereka menyerahkan pada masing2 yg diyakininya, ini kan repot dan bahaya…ya ana langsung mengadakan studi kritis dengan keluar 4o hari dan hasilnya ana semakin kuat untuk segera keluar dari JT, dan sampai sekarang ana sudah bertaubat dari pemikiran dan aktifitas JT(ini saya nukil dari perjalanan kisah saya bersama JT )"


demikianlah wahai ikhwah setetes dari lautan pengalaman ana di JT, untuk seterusnya ana akan sambung lagi kisahnya....bersambung

158 komentar:

  1. kepahaman hanya milik ALLAH SWT.dan ALLAH SWT akan memberikan kepahaman kepadaseseorang yang memiliki rasa THOLAB(ingin memahami) Dan kepahaman yang lebih akan datang manakalah semakin banyak dalam pengorbanan.ana akan ngajak antum untuk 4 Bulan.kapan antum siap?


    WASALAM ...
    ILHAM(081390707874)semarang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dakwah ya Khuruj; Khuruj ya Dakwah. Luruskan niat, kerjakan dengan mujahadah dan istiqomah, serta ikut arahan masyaikh. Bila ada yang menentang dakwah ini, keputusan Allah untuk mereka: Allah beri hidayah atau Allah hancurkan.

      Hapus
  2. jika antum benar2 ingin mencari kebenaran antara jt dan salafi maka lakukanlah mubahalah. para ulama salafi ketika ditantang mubahalah oleh ulama jt tdk berani dgn berbagai alasan yg sptnya pengecut. jadi silakan nilai sendiri..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    2. ayoo kalau udah yakin benar kenapa takuut, nanti publikan lagi hasilnya apa jangan cuma bikin tulisan yang investasi dosa aja, besok susa kamu mikul dosa karna bertambah teruss.disebab menuduh orang dan menghalangi orang untuk islah

      Hapus
  3. kalau mau kritik silahkan datang ke markaz bogor jl. ledeng depan pasar gunung batu

    datang pas sabtu malam , bilang ke semua JT kalau JT itu sesat , sekalian ketemu ustadz-ustadznya, hayo berani ga? jgn cuma koar-koar di internet doank! orang kafir juga bisa kalo gitu mah

    BalasHapus
  4. assalamu alaikum wr wb.. sepertinya antum adalah orang yg paling sial maaf.. karena terlempar dari usaha dakwah yg penuh berkah ini.. ana punya pengalaman dgn orang nasrani ketika dia sna ajak masuk islam dia bilang untuk apa ? wong teman2 saya yg mencuri,zina,judi,korupsi semuanya orang islam jadi ogahlah masuk islam.. orang nasrani ini sama dgn antum menilai JT tidak pada sumber yg benar. kalau antum maunyari kebenaran ttg JT datang aja kepondok pesanteren al fatah ditemboro,magetan.. pasti deh antu dapat info yg benar tg JT... LAGIAN DILU KTK antum khuruj niatnya salah jd gak bisa ktk dengan kebenaran.. orang JT khuruj niatnya untuk islah diri bukan mengislahkan orang lain.. semoga bermamfaat..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju Syech.....
      Ayo luruskan niat.....

      Hapus
    2. klo yang ini bener...setuju..bangets..kalao mau bener ya...perbaiki diri sendiri dulu..nggak usah mikirin orang lain baik..kemabli ke niat...betul.syeh..akur ane.

      Hapus
  5. Mas Danu: anda nantangin penulis untuk datang ke Markaznya anda...sperti menyuruh tikus masuk ke kandang kucing, ya...gak adil dong. Kalo ada yang anda tidak suka dari tulisan ini ya jawab juga dengan tulisan, supaya adil.
    Mengenai khuruj....sampai saat ini saya belum menemukan atau diberitahu dalil yg menguatkan kegiatan tsb. padahal kalo aku lihat khuruj ini seolah-olah lebih afdol dilakukan ketimbang pergi berhaji yg nyata-nyata adlh rukun islam.

    BalasHapus
    Balasan
    1. menganggap orang salah langsung ngak mau gabung malah menjelek-jelekan .orang-orang islam bayak yang korup, maksiat dan kesilapan lainya kamu jelek-jelekanlah! lebih mantap lagi nagk usah jadi orang islam murtaad aja gituuu

      Hapus
    2. Istigfar..mana ada dakwah yg menyuruh orang murtad..istigfar akhi..

      Hapus
    3. JT pasti sesat! Tak perlu diperdebatkan..

      Hapus
    4. Akhipadkha alias nabi palsu. Ane tunggu jembatan sirot.

      Hapus
  6. Pemilik blog ini bener-benar ketahuan bodohnya...Mempelajari Usaha da'wah Tabligh tidak secara konpherensif..Baru Segilintir oknum dari JT yang anda ikuti dah banyak komentar..Sudah berapa Juta/ribu Hadits ya anda hafal? Berapa Ribu Kitab yang anda kuasai?

    Anda wajib ta'allum/belajar lagi sampai mendapatkan Dalil2 mengenai pentingnya Da'wah dan Tabligh...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan bodoh saudaraku ,tapi fasik....dia adalah Wahabi laknatullah ,saudaraku...!!!

      Hapus
    2. Istigfar..jika kalian merasa benar! Pertanyaan ana..adakah yg lebih benar dari Allah Azza Wa Jalla dan RasulNya..hingga kalian menghina saudara muslim kalian..utk perlakuan terhadap kafir aja Rasulullah Shallallahu 'alahi wa sallam tdk prnh berdakwah menghina agama mereka..knp kalian begitu berani berkata kasar sprt..istigfar saudaraku

      Hapus
  7. jadi yang menyebut sebuah golongan atau seorang muslim sesat,menyimpang,bid'ah,dsb. maka justru orang itulah sedang menghujat/mengutuk diri/golongannya sendiri.Bukankah Alloh ta'ala telah melarang memperolok suatu kaum karena bisa jadi yang di perolok adalah lebih baik.So mari kita semua bertaubat.....Istighfar.........!!!!

    BalasHapus
  8. Kebenaran hanya milik ALLAH SWT semata, bagi siapapun yg merasa sudah benar maka ber-Istighfarlah...

    apapun bentuk usaha yg kita semua laksanakan, Insya ALLAH, dicatat oleh malaikat2-NYA.

    Mari kita semua melaksanakan segala bentuk usaha sesuai dengan apa yg Rasulullah saw ajarkan, bukan mengikuti pendapat atau tuntunan manusia atau kelompok yg kita ANGGAP pintar dan hebat...

    hanya ALLAH SWT pemilik kebenaran, dan kebenaran itu sudah dengan jelas dan tegas disampaikan melalui kitab-NYA Al-Qur'aanul Kariim, dan kekasihNya, Muhammad saw, janganlah ditambah jangan dikurangi...walau keluar dari seorang syaikh yg pengikutnya jutaan sekalipun.

    di akhirat kelak kita akan ketahui segalanya dengan jelas dan nyata...maka janganlah satu kelompok menghina kelompok yg lain, karena bisa jadi yg kau hina itu lebih baik darimu.

    Untuk pemilik blog, semoga ALLAH SWT menenangkan hatimu dan memperkokoh langkahmu dalam mencari kebenaran, doaku bersamamu yaa akhifillah...

    Wa ALLAHU ta'aala 'alam bissawaab.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Doa ana jg bersama antum..semoga diberi kesabaran,kekokohan iman,maafkan saudara2 kita yg khilaf..doakan Hidayah utknya dan diri kita

      Hapus
  9. assallamualaikum wrh.wbr. Dakwah yg diajarkan dari zaman nabi Ibrahim allahissallam sampai Nabi Muhammad Sallahu allahi wasallam adalah Tauhid [ mengesakan ALLAH subhaanallahuwattaala ]. ulluhiyah,rubbubiyah dan asmawasifat harus juga didakwahkan. INGAT TAUHID ITU TIDAK BOLEH MEYEKUTUKAN ATAU JELASNYA TIDAK BOLEH MENDUAKAN DALAM PERIBADATAN KEPADA ALLAH SUBHANALLAHUWATTALA.Salah satunya tidak boleh meminta pertolongan kepada jimat2 rojah2.Itu SYrik namanya. JANGAN BELAJAR DNG GURU YG TDK SESUAI DENGAN AL QURAN DAN HADIST DAN IJMA PARA SAHABAT KARENA KELUAR DARI JALUR SHIROTTHOLMUSTAQIM.

    BalasHapus
  10. REVISI: Dakwah yg di ajarkan dari zaman nabi Adam allhissallam............................

    BalasHapus
  11. BUAT PRO JAMAAH TABLIH : gimana menurut kalian soal sholat di masjid yang didalamny ada kuburan? seperti yang ada di markas JT di delhi?

    BalasHapus
    Balasan
    1. lalu bagaimanakah sholatnya umat islam di masjid nabawi yang di dalamnya ada kuburan nabi saw, abu bakar ra, dan umar ra ?

      Hapus
    2. Orang benar pasti mencari kebenaran bukan merasa paling benar,AYO HENTIKAN SALING MENYALAHKAN,coba saling mengambil kebaikan dr yg kita dapatkan itu semuanya datang dr Allah,antum di JT juga petunjuk Allah,antum di salafi juga petunjuk Allah tdk ada yg kebetulan,jalanlah terus jgn menyenggol yg lain sampai menemukan kebenaran yg sempurna!

      Hapus
    3. ayo gimana coba jawab juga.........
      bagaimana solat di masjid nabawi........
      dan juga masjid -masjid yang lain yang ada makamnya para sahabat R.a.???

      Hapus
    4. menurut anda bagaimana semua jemaah haji diseluruh dunia yang sholat di Masjid Nabawi,...kan disana ada kuburan Rosul saw?
      ...sebelum nulis harus bertabayun saudaraku...

      Hapus
    5. Bismillah


      Kuburan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak terletakdi dalam Masjid Nabawi, tetapi di rumah Aisyah. Oleh sebagian khalifah Bani Umayah, ketika perluasan Masjid Nabawi dilakukan, rumah Aisyah termasuk dalam area pelebaran, sehingga terlihat berada di depan masjid. Akan tetapi, para ulama menegaskan: itu bukan bagian dari Masjid Nabawi. Karena itu, rumah Aisyah ditemboki sebanyak tiga lapis, untuk menunjukkan bahwa itu bukan bagian masjid.Sebagai ilustrasi, kita temukan masjid di sekitar kita memiliki WC di dekat mihrab atau bergabung dengan bangunan masjid. Apakah bisa kita sebut bahwa WC itu berada di dalam masjid? Tentu tidak, karena masjid tidak boleh digunakan sebagai WC. Meskipun WC tersebut mengambil bagian area masjid, namun dikatakan bahwa WC itu bukan bagian dari masjid.Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasi Syariah).

      Hapus
    6. Mas Muhammad..YTH Di Aceh Hampir Rata2 Mesjidnya didepannya ada kuburan...coba protes orng aceh,,,maen2 ke aceh mas,,,jgn ngejogrok di jawa aja...

      Hapus
    7. Mas bro,, ya itu jwabn bgus dan kmu paham.. Jdi knapa kmu tanya lgi tntng kuburan yg ada di areal mesjid markaz jt..

      Hapus
  12. Jujur.. Sebenarnya saya suka dengan JT yang cinta dakwah dan Sunnah Rasul s.a.w..
    dan harus saya akui, ikutnya saya dengan JT beberapa tahun lalu menurut saya adalah asbab hidayah Allah SWT kepada saya untuk rajin ke masjid dan ibadah sunnah lainnya..

    tapi semenjak saya dengar ada kuburan di markas jamaah JT yang juga berfungsi sebagai mesjid saya jadi ragu akan JT.. hanya itu yang masih nGANJEL bagi saya.

    Tapi hati kecil saya sangat rindu dengan suasana ta'lim dan khuruj.. walaupun baru ikut tiga hari..

    buat ikhwan JT ynag benar2 pernah ke markas di delhi dan bisa memberikan alasan atau dalil yang kuat terkait KUBURAN yang ada di markas JT, mohon email ke saya di r.munzir@gmail.com..

    jazakumullah..

    BalasHapus
    Balasan
    1. kuburan maulana ilyas rah.a, dahulunya jauh di belakang masjid banglawali, setelah pesatnya perkembangan dakwah masjid menjadi diperluas sehingga antara masjid dengan kuburan menjadi berdekatan (tidak berada di dalam masjid). mau lebih yaqin, silahkan urus paspor dan visa india anda untuk berangkat ke banglawali masjid,jangan katanya-katanya saja... insyaallah

      Hapus
    2. kalau demikian,antum jangan ke masjid nabawi dong,disana juga ada kuburan Rosul saw....

      Hapus
    3. Masjid Nabawi ... sbenarnya kuburan Rosululloh di luar masjid setelah pesatnya perkembangan dakwah masjid menjadi diperluas sehingga kuburan tsb seolah2 berada di dalm masjid. kerajaan Arab Saudi memberi batasn dan di buat miring tembok makam tsb.. bahkan penjaga masjid tsb sll memperingatkan orang yang selalu sholat di depan tembok tsb. kerajaan Ara Saudi meberlakukan tsb agar peziarah tidak sholat dan niat sholat untuk kuburan tsb...

      Kalo di nalar... Dari pada ke INDIA... mending ke MEKAH.... BIaya juga gak jauh beda.... lgpl.. sholat di masjid Nabawi dan MEKAH banyak KEUTAMAANYA>

      Hapus
    4. الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله وأصحابه ومن والاه، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله.
      Amma ba’du:
      Shalat di masjid yang di depannya ada pekuburan di luar dinding masjid adalah syah, karena yang dilarang hanyalah shalat di dalam masjid yang kuburan terdapat di dalamnya. Sebagaimana yang datang dalam hadits Abu Said Al-Khudri radhiallahu anhu dari Nabi shallallahu alaihi wa ala alihi wasallam bahwa beliau bersabda:
      اَلْأَرْضُ كُلُّها مَسْجِدٌ، إِلاّ الْمَقْبَرةَ وَالْحَمّامَ
      “Bumi semuanya adalah tempat shalat kecuali pekuburan dan wc.”
      Dan dalam Shahih Muslim dari hadits Jundub dari Nabi shallallahu alaihi wa ala alihi wasallam beliau bersabda:
      أَلآ وَإِنَّ مَنْ كانَ قَبْلَكُمْ كانُوْا يَتَّخِذُوْنَ قُبُوْرَ أَنْبِيائِهِمْ وَصالِحِيْهِمْ مَسَاجِدَ، أَلآ فَلاَ تَتّخِذُوْا الْقُبُوْرَ مَساجِدَ، إنّي أَنْهاكُمْ عَنْ ذَلِكَ
      “Ketahuilah sesungguhnya orang-orang sebelum kalian, mereka menjadikan kubur para nabi dan orang-orang saleh mereka sebagai masjid. Ketahuilah, maka janganlah kalian menjadikan kubur-kubur sebagai masjid, sesungguhnya aku melarang kalian dari hal tersebut.”
      Dan juga dalam sebuah hadits Nabi shallallahu alaihi wa ala alihi wasallam bersabda:
      لاَ تُصَلُّوْا إِلَى الْقُبُوْرِ، وَلاَ تَجْلِسُوْا عَلَيْها
      “Janganlah kalian shalat menghadap ke kuburan dan jangan pula kalian duduk di atasnya.”
      Ini jika shalat menghadap kuburan tanpa ada tembok atau dinding. Adapun jika di depan ada dinding atau tembok sementara pekuburannya di luar masjid, maka shalatnya syah insya Allah.

      [Diterjemah dari Tuhfah Al-Mujib soal no. 65, karya Asy-Syaikh Muqbil bin Hadi rahimahullah]
      Sumber : http://al-atsariyyah.com/syahnya-shalat-jika-kuburan-di-luar-masjid.html

      Hapus
    5. Iya kali..
      Baik Jt, salafi, muhammadiah dll
      Mereka tdk meyakini adanya kuburan di dlm masjid..
      Jika memang ada mungkin itu perluasan masjid dan tdk mengagung²kan kuburan tersebut, itu kan syirik dan semua tahu itu..
      Tapi jika memang ada golongan yg mengagungkan kuburan ya.. gak tau lagi.. itu jelas menyimpang

      Hapus
  13. istighfar.... jangan saling memperolok dan salling menghujat...! lepas dari kebenaran tentang apa yang diperbincangka. sangat di anjurkan dalam islam untuk tidak saling menghina sesama manusia, kenapa kalian lakukan itu, kalian yang sudah cukup paham dengan apa yang kalian pelajari..>! masya Allah....

    BalasHapus
  14. hidup jt dan hidup sesat hahahahah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ih bapaknya nyentil deh..
      Gak boleh gitu kalee
      Hihihi

      Hapus
  15. selama bertuhankan Allah SWT bernabikan Muhammad SAW ana kira kita bersaudara jng menghujat satu sama lain, mari kita koreksi diri kita sendiri dengan belajar tentang Ilmu Allah yg tiada terhingga.Mudah-mudahan kita termasuk dalam golongan orang yg sholeh Amin Ya Rabbal A'lamin

    BalasHapus
  16. ikut komentar yah.., gue ikutan jt trus ngerasa ga ada yg pas..cari jawaban trus ikutan kejawen , ikutan syiah , ikutan salafi..akhirnya gue dapatkan jawabannya..kebenaran ada di Metoda yang dilakukan JT , mengenai orang orang JT yang ga sesusai dengan ajaran islam ga bisa dijadikan satu argumen.., rujukan salafi yaitu ibnu tamiyah keturunan yahudi, dan tobat sebelum meninggal , begitu pula al abani tobat sebelum meninggal, salafi kebanyakan memakai logikan hingga membatasi pemahaman agama , tidak mungkin solat bisa khusu' dengan akal..syiah memalsukan hadist , salafi mengurangi hadist..sedangkan islam sudah sempurna tidak perlu dikurangi atau ditambahi..jadi antum banyak istiqhfar..

    BalasHapus
  17. Assalamualaikum Wr.Wb..
    Berikut informasi yang BENAR dan SHOHIH Terkait Isu adanya kuburan di masjid Nizamudin di Delhi....
    (Point Utamanya adalah FITNAH yg Dilakukan Sebagian Orang Yg Ingin Menghancurkan Jamaah Tabligh)

    Saya bukan orang JT akan tetapi saya banyak kumpul dengan mereka. Namun yg tidak dapat saya terima adalah bagaimana mungkin muslim yg lain mencela pergerakan mulia seperti ini ? Banyak Orang yg Diberi Hidayah karenanya... Kebaikannya banyak namun tetap memiliki hal-hal yg harus diperbaiki...

    Semoga kita smua diberi kebaikan dan kemurnian hati untuk menentukan perihal yg baik dan yg buruk.

    Wassalamualaikum Wr.Wb

    Sumber :
    http://usahadawah.com/2008/12/04/kabar-dusta-dan-fitnah-ahli-usaha-dakwah-dan-tabligh-menyembah-kuburan-di-markas-nizhamuddin/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya benar..
      Berdakwah memang suatu keharusan..
      Dan harus sejalan dengan quran hadis sahih

      Hapus
  18. rindu kolaborasi antara salafy dan tablighy...pasti mantabs gan...ahli ilmu yang ahli dakwah...qobulkan yaa Robb...amien

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaha iya benar...
      Bisa jadi duet maut..

      Hapus
  19. AssalamuAlaikum...kesempurnaan milik Allah, dan milik Rasulullah, kita hanya mengikuti mereka yg telah berhasil mendapatkan janji Allah swt... ketika kepahaman itu belum datang maka korbankan terus...terus dan terus...Ana siappun ngajak Antum syech bersama lagi...Ane perna bertemu kawan katanya saya ko agak bingung melihat org2 yang telah atw lwbih lama dlm usaha da'wah kaya gini...ane bilang nte nie mau lihat keburukan nte atw keburukan kawan nte...ketika seseorg blm jg atw masih ada kelakuan yg Allah tdk ridho ada dlm dirinya maka dia harus korban lagi...karena ini cuma metode untuk mendekatkan diri kepada Allah...sehingga diakhir2 dr itu semua yg didapatkan adalah tawadhu...kemanapun ustd pergi inilah jalan yg sebenarnya.. Afwan yaa Syech...

    BalasHapus
  20. Assallammuallaikum..

    Maaf syech, kita org Khususnya Saudara2 Saya dari Jammaah Tabligh jgn terpancing dengan perkataan mereka..

    Musuh Islam ada 5:

    1. Orang2 Yahudi
    2. Orang2 Kafir
    3. Orang2 Munafik
    4. Syaitan
    5. Hawa Nafsu

    Biarkan orang2 ini menebarkan fitnah (memang Skr zamannya fitnah), Tapi pada kenyataannya Orang akan melihat Hasil.. biarkan mereka berbicara seenaknya, karena pada akhirnya pembicaraan mereka jga akan di pertanggungjawabkan di hadapan Allah Swt..

    Jangan karena kita mengurusi mereka, akhirnya hati kitapun menjadi gelap, lebih baik kita amalkan apa yg di perintahkan Allah dan Menjauhi Apa yg di LarangNya.. Jangan buang2 waktu kita mengurusi hal2 yg gk penting, yg ada nanti kitapun ikut berdosa

    Jazzakallah

    Subhanallah wabihamdihi, subhanakallah wabihamdika ashhadu’alahailla’anta astaghfirruka wa’atubuillaik

    Wassallammuallaikum

    BalasHapus
    Balasan
    1. insya allah...luruskan niat...

      Hapus
    2. Opini ini dihembuskan oleh seorang Wahabi,...memang kelakuan Wahabi demikian....maunya menang sendiri mirip nenek moyangnya yang yahudi itu si Hemper....
      ingat saudaraku Allah swt tdk melihat assesories anda,tapi Allah lebih melihat dan memuliakan hati setiap orang yang berniat karena Allah swt,bukan karena rasa kebencian dan emosional.

      Hapus
  21. a'an al buchori jt pontianak
    assallamualaikum...buat saudara2 ku yg allah pilih untuk mendawakwahkan agama ini,janganlah terpancing dengan tulisan orang2 bodoh, yg tidak tau tentang kegiatan sbnrnya jt..mari kita istiqomah untuk mendakwahkan agama ini agar menyebar keseluruh alam.,agar semua manusia ber iman kepada allah dan rassulnya,.ya allah terimalah kami dalam usaha dakwah,berilah kami kepahaman dalam usaha dakwah,dan istiqomahkanlh kami dalam usaha dakwah.. amiin ya robbal alamiin..

    BalasHapus
  22. betul banget pemilik blog ini terlalu menggenalisir orang-orang terdekatnya dengan JT, sehingga jika ada Babi masuk ke mesjid JT maka katanya di JT boleh memasukan BAbi ke masjid, Jt adalah metode dan salaf adalah ilmu
    berikut komen-komen saya pada beberapa blog yang setema, mudah-mudahan Alloh memberikan nur ilmu hidayah dan iman kepada kita semua
    Pesan: coba klik aja http://salafytobat.wordpress.com/
    disana ada artikel Al Albani rah.a sebelum wafatnya bertobat dari salafi ala wahhaby ia bersyahadat lagi tolong cek ricek itu pr buat pemilik blog ini juga Pr lainnya yaitu daripada mengkritik JT lebih baik kritik yang lain seperti JIL, SAI BABA, AHMADIYAH, PSK, Koruptor, Para Pejabat yang punya istri simpanan, tukang judi, tukang mabok, club dansa-dansi, striptease, bar, praktisi hotel, germo, mucikari dll (pokonya yang ngaku Islam tapi tidak sholat)jadi nanti hasilnya adalah mereka yang anda kritik jadi sholat, yang tidak suka ke masjid jadi ke masjid yang sholat sendiri jadi berjamaah gito Ustadz jangan cari kerjaan ngorek-ngorek mlulu, memalukan orang sudah kebulan, sdh bikin handphon masih saja bahas qunut kaya ga ada kerjaan apa ustadz.

    BalasHapus
  23. spt metode baca qur'an BIDAH KAH????? ga ada jaman nabinya kHan!! metode albaghdady metode albarqy apalagi metode IQRO muhammadiyah punya. kok ga di serang sih metode2 itu
    metode dakwah Jt Buku muqorror nya (fadoilul amal, fadoilushodaqoh,fadilah haji, muntakob hadis)
    jangan salah aku juga belajar salafy dan berdakwah ala salafy anda lho 2004 sd oktiber 2010 tapi udah 2 bln ini aku berkesimpulan ilmu salafi tapi berdakwah memakai metode tabligy gito loh (nih skarg aja aku lagi pegang buku karg Ust yazid b abd kadir jawas)
    Metode salafi
    1. Mimbar pengajian/MT mimbar radio
    2. Jalan silaturrahim tapi tidak teratur tiap harinya
    Metode tabligy
    1. Mimbar pengajian/MT mimbar radio
    2. Jalan silaturrahim tapi dengan teratur dijadwal tiap harinya
    3. Jaulah
    4. Ta’lim harian di masjid
    5. Ta’lim harian di keluarga
    6. Pesantren sambil dakwah tiap bulan 3 hari
    7. Pesantren sambil dakwah bersama istri 3hari tiap 3 bln
    8. Pesantren sambil dakwah 40hari
    9. Pesantren sambil dakwah 4 bln
    10. Pesantren sambil dakwah 1 tahun

    Jadi naik hajinya setlah melawati tahapan2 pesantren-pesantren itu kalo buru2 ya tahun kapan aja alias ilmunya udah mapan
    Tapi buku yang aku pake fadoil-2 dari berbagai ayat quran dan hadis dan fikih serta tauhidnya nya ala salafy ini yang good sebagai orang yang sedikit lebih tahu kita bimbing mereka dengan masail fiqh aqaid ala manhaj nabi
    ini adalah tahapan spt TK 2thn, SD 6th, SMP 3 th SMU 3 th S1 4 th, S2 2 th, S3 2 th, klo NU mondok 3-6 tahun tahun ke 7 jadi asisten kyai, klo persis 3 tahun. kalo jt kursus 3 hari, kursus 40 hari, kursus 4 bulan, kalo dibilang bid'ah ya dihapus tuh metode sd, smp, s1 dst pesantren, klo bid'ah hapus tuh metode baghdady metode iqra, kalo bid'ah kenapa kamu pelajari buku Agama kelas 1-6 tdk ada jaman nabinya ya bozzz, nambahin kalo bidah kenapa ada pesantren kilat ramadan 1 minggu atau 1 bulan, atau seminar MQ, seminar ESQ, waduh apalagi ... ya
    terus kenapa ke delhi belajar jt ya ga mungkin masa ke jerman, ya sama aja anda belajar muhammadiyah ga mungkin ke arqom malaysia, kan sama-sama islam ya ga bozz
    Saya dibesarkan dalam tradisi NU namun kemudian saya mempelajari buku-buku persis dan buku-buku Muhamadiyah, saya pun memepelajari gerakan dakwah, organisasi-organisasi dakwah yang konsen terhadap perbaikan akhlak umat semisal yaitu al arqom saat SD kelas 2 aku punya bukunya madah hatiku, ikhwanul muslimin saat SD kelas 4 aku hapal alma'tsurot dan pimpinan teras IM Hasan al Banna, sayyid sabiq, hasan hudoibi, umar tilmisani, musthofa mashur, yusuf qordlowi, MQ aa Gym yang menjiplak Arqom ku kenal saat MTS, dll, atau harokah politik seperti PKS saat Aliyah, NII, HT, JIL saat Kuliah. Kemudian saya dikenalkan dengan faham wahabi/salafy setelah kuliah sejak 2004 itu. Sejak itu saya menjadi pembenci semua muslim selain yang sepaham dengan saya, hasilnya saya tak banyak memiliki teman. Banyak musuh iya dari gol NU, terutama sekali sy mengalami kesulitan dalam berdakwah dll,
    Lalu suatu ketika saya mengamati perkembangan teman saya yang mengikuti Jamaat Tabligh (JT) setelah lebih dari tujuh tahun ia mengiktui JT itu dia tadinya orang pasar jadi kyai ilmunya lebih dari saya dan dia berwibawa, dan saya tertarik datang aja ke markas jt terdekat
    subhaanakallohumma wabihamdika asyhadu allaa ilaaha illaa anta, astagfiruka, wa atuubu ilaik
    washolallohu ala muhammadin wa alihi wa shohbih ajmain

    BalasHapus
  24. Tidak semua seperti itu !!!
    kayaknya karkun yang antum tanya kebetulannya,bukan orang alim. (maka wajar jawabannya ngawur, orang di suruh tanya kepada orang alim ini malah tanya kepada orang awam !)
    Ana pernah lama juga ikut bersama Salafy sampai sekarang, khuruj pun masih juga sampai sekarang.
    Itu hanyalah kesalahan yang di lakukan oleh sebagian orang saja, kenapa antum beranggapan semua seperti itu ?
    Apakah di karenakan sekarang banyak orang islam yang berzina, mencuri, merampok, membunuh,dll lantas kita tingggalkan Islam ?
    Lalu apakah ana tidak menemukan kejanggalan-kejanggalan di dalam salafy sendiri ?!
    Seperti fatwa-fatwa nyeleneh dari Syaikh Al-Bani, fitnah-fitnah yang di lakukan oleh salafy yang terlalu berlebihan dan tidak berdasar ( Jamaah Tabligh penyembah kuburan, haji ke bangladesh/india/pakistan), bolehnya kawin mu'tah pagi pelajar di luar negeri (fatwa bin baz, dll
    kenapa antum sibuk dengan borok orang lain, tapi borok diri sendiri antum juga lupa ?!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya benar..
      Tidak semua spt itu..
      Terkadang JT tergabung dr banyak golongan..
      Dan sang penulis blog ini sedang mencari kebenaran..
      Mungkin Allah membukakan mata hatinya langsung to the point bahwa bila mempelajari islam itu harus pada guru yg berkiblat quran hadis..
      Jadi dia menyadari bahwa rekan²nya ada yg menyimpang.. jadi sebaiknya keluar dan cari guru yg pasti² aja..
      Mungkin dia agak kesal mangkanya tulisannya terdengar agak kasar dan agak fitnah namun sebenarnya yg dia lakukan adalah berdasarkan pengalaman asli jadi mohon dimaklumi

      Hapus
  25. klo masih Satu Tuhan (ALLOH) jgn saling mencari kelemahan cma orang bodoh yg mencari kelemahan sesama pekerja dakwah..sy ikut JT g pernah fULL 3hr terlebih 40hri dst..tp sy ambil baik ny Alhamdulillah Sholat sy terjaga wlau sedang tertimpa musibah,Yg anda lihat hnya oknum. tempat terindah pasti ad yg namany CACATny.jd kn pelajaran jgn jadikn kekecewan ambil yg baik buang yg buruk
    klo ent mo ikut 3hr am sy bole tlp sy,sy sedang berusaha tuk khuruj 3hr full.
    085711563118.

    BalasHapus
  26. bersyukurlah kita, bila masih ada orang-orang dakwah

    BalasHapus
  27. Sunnah nabi itu merupakan gambaran lengkap yang mencerminkan bahwa islam itu mencakup berbagai aspek kehidupan, jangan kita memahami sunah terkotak-kotak sesuai dengan sudut pandang kita, saya tidak menyalahkan metode yang dijalankan JT tetapi alangkah baiknya apa yang didakwahkan bukan hanya masalah ubudiyah saja karena masih banyak aspek-aspek keislaman lainnya yang perlu kita sampaiakan kepada masyarakat awam sehingga mereka memahami islam secara utuh, ketika islam dipahami secara terkotak-kotak maka selama itulah pertentangan seperti di blog ini terjadi yang tersenyum melihat ini hanyalah para MUSUH ISLAM

    BalasHapus
  28. ane stuju ame propesor...yg pntg skrg ntu bnyk gerak biar Allah redho ame qte...urusan yg laen'y cmn Allah yg kuasa mahluk ta' kuasa...maka'y bnyk bicara kbsrn Allah...biar qte slalu d'bri k'phmn oleh Allah swt...qta telaah dr jgn telaah org laen...amal agama ntu s'mampu'y jgn s'mau'y...ntar pasti Allah bantu klo qta dak mampu,...Alhamdulillah setiap saat ane dapetin kbsrn Allah...smua asbab Allah kenalin ane dgn usaha AMAR MA'RUF NAHI MUNKAR...inti'y kaji lbh lg+amalkan 6 sifat sahabat nabi saw...

    BalasHapus
  29. Assalamualaikum ustad...
    MasyaAllah tad, ternyata Allah telah buktikan disini, bukti dari Salafy, semakin banyak tahu ilmu agama, tapi hati semakin kotor dan suka menebar fitnah.
    Perasaan selama di JT saya ga pernah melihat karkun pake jimat2, apalagi tempelan2 jimat dirumah. Mungkin yg antum datangi mantan rumah dukun kali ya, bukan rumah karkun JT. hahahaha
    Tapi ya sudahlah, mau diperdebatkan di internet juga percuma saja. Enak juga kalo ktemu langsung dan bertatap muka, bisa enak bicaranya. Bila mau sharing tentang JT, telp saya saja di 081367702272. InsyaAllah saya siap klarifikasi... Wassalam. hehehe

    BalasHapus
  30. RUGILAH ORANG YANG TIDAK AMBIL BAGIAN DALAM USAHA DAKWAH, TAPI LEBIH RUGI LAGI YANG BERHENTI BERDAKWAH DAN MENEBAR FITNAH BAGI PARA PEKERJA DAKWAH.
    www.nandarsnote.blogspot.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. mantab, betul itu...sy sangat setuju. semoga allah matikan sy saat berdakwah.... aamiiinn

      Hapus
  31. astaghfirullah....
    Hanya alloh yg tau siapa yg benar & siapa yg salah..

    BalasHapus
  32. www.antosalafy.wordpress.com/2010/05/28/masalah-istri-keluar-rumah-ikut-suaminya-berdakwah/

    BalasHapus
  33. Pesan SUNAN KALIJAGA kepada umat akhir jaman

    "Yen pasar ilang kumandange... Yen kali wis ilang kedunge... Yen wong wadon wis ilang wirange... mlakuho topo lelono..NJAJAH DESO MILANG KORI OJO NGANTI/NGASI BALI YEN DURUNG BALI PATANG SASI GOLEK WISIK SONGKO SANG Hyang Widhi..."وَاضْرِبْ لَهُم مَّثَلًا أَصْحَابَ الْقَرْيَةِ إِذْ جَاءَهَا الْمُرْسَلُونَ

    Dan buatlah bagi mereka suatu perumpamaan, yaitu penduduk suatu negeri ketika utusan-utusan datang kepada mereka.
    إِذْ أَرْسَلْنَا إِلَيْهِمُ اثْنَيْنِ فَكَذَّبُوهُمَا فَعَزَّزْنَا بِثَالِثٍ فَقَالُوا إِنَّا إِلَيْكُم مُّرْسَلُونَ

    (yaitu) ketika Kami mengutus kepada mereka dua orang utusan, lalu mereka mendustakan keduanya; kemudian Kami kuatkan dengan (utusan) yang ketiga, maka ketiga utusan itu berkata: "Sesungguhnya kami adalah orang-orang di utus kepadamu".
    قَالُوا مَا أَنتُمْ إِلَّا بَشَرٌ مِّثْلُنَا وَمَا أَنزَلَ الرَّحْمَٰنُ مِن شَيْءٍ إِنْ أَنتُمْ إِلَّا تَكْذِبُونَ

    Mereka menjawab: "Kamu tidak lain hanyalah manusia seperti kami dan Allah Yang Maha Pemurah tidak menurunkan sesuatupun, kamu tidak lain hanyalah pendusta belaka".
    قَالُوا رَبُّنَا يَعْلَمُ إِنَّا إِلَيْكُمْ لَمُرْسَلُونَ

    Mereka berkata: "Tuhan kami mengetahui bahwa sesungguhnya kami adalah orang yang diutus kepada kamu".
    وَمَا عَلَيْنَا إِلَّا الْبَلَاغُ الْمُبِينُ

    Dan kewajiban kami tidak lain hanyalah menyampaikan (perintah Allah) dengan jelas".
    قَالُوا إِنَّا تَطَيَّرْنَا بِكُمْ لَئِن لَّمْ تَنتَهُوا لَنَرْجُمَنَّكُمْ وَلَيَمَسَّنَّكُم مِّنَّا عَذَابٌ أَلِيمٌ

    Mereka menjawab: "Sesungguhnya kami bernasib malang karena kamu, sesungguhnya jika kamu tidak berhenti (menyeru kami), niscaya kami akan merajam kamu dan kamu pasti akan mendapat siksa yang pedih dari kami".
    قَالُوا طَائِرُكُم مَّعَكُمْ أَئِن ذُكِّرْتُم بَلْ أَنتُمْ قَوْمٌ مُّسْرِفُونَ

    Utusan-utusan itu berkata: "Kemalangan kamu adalah karena kamu sendiri. Apakah jika kamu diberi peringatan (kamu bernasib malang)? Sebenarnya kamu adalah kaum yang melampui batas".
    وَجَاءَ مِنْ أَقْصَى الْمَدِينَةِ رَجُلٌ يَسْعَىٰ قَالَ يَا قَوْمِ اتَّبِعُوا الْمُرْسَلِينَ

    Dan datanglah dari ujung kota, seorang laki-laki dengan bergegas-gegas ia berkata: "Hai kaumku, ikutilah utusan-utusan itu".
    اتَّبِعُوا مَن لَّا يَسْأَلُكُمْ أَجْرًا وَهُم مُّهْتَدُونَ

    Ikutilah orang yang tiada minta balasan kepadamu; dan mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.
    وَمَا لِيَ لَا أَعْبُدُ الَّذِي فَطَرَنِي وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

    Mengapa aku tidak menyembah (Tuhan) yang telah menciptakanku dan yang hanya kepada-Nya-lah kamu (semua) akan dikembalikan?
    أَأَتَّخِذُ مِن دُونِهِ آلِهَةً إِن يُرِدْنِ الرَّحْمَٰنُ بِضُرٍّ لَّا تُغْنِ عَنِّي شَفَاعَتُهُمْ شَيْئًا وَلَا يُنقِذُونِ

    Mengapa aku akan menyembah tuhan-tuhan selain-Nya jika (Allah) Yang Maha Pemurah menghendaki kemudharatan terhadapku, niscaya syafa'at mereka tidak memberi manfaat sedikitpun bagi diriku dan mereka tidak (pula) dapat menyelamatkanku?
    إِنِّي إِذًا لَّفِي ضَلَالٍ مُّبِينٍ

    Sesungguhnya aku kalau begitu pasti berada dalam kesesatan yang nyata.
    (QS 36 : 13-24)

    BalasHapus
  34. assalamu alaykum, maaf bapak bapak, ibu ibu, numpang lewat,
    saya orang lemah yang tidak faham ilmu Qur’an & hadits jadi saya ya ngikut apa kata guru2lah. dari banyak jamaah yg saya kenali, masing-masing mengaku sebagai pengikut sunnah rasulullah, dan dirinya lah yang paling benar, (ngak apapa sih,)— masslahnya dari merasa paling benar, lalu mulai menyalahkan orang lain. (nah ini baru masalah).
    SAYA TERBACA LITERATUR TTG MUHAMMAD AL-FATEH, PENAKLUK KONSTANTINOPEL,
    - KIRA-KIRA HADITSNYA SAHIH APA NGGAK YA ???.
    - SAYA KEKURANGAN LITERATUR TTG BELIAU (MUHAMMAD AL-FATEH, ) MENYANGKUT TTG GURU2 NYA, ALIRAN BELIAU, DARI YANG SAYA BACA , BELIAU BERTAUHID ASY’ARI, AL MATURIDI, BERFAHAM MAZHAB, DAN BERTASAWWUF,
    SETAHU SAYA MUHAMMAD AL-FATEH BUKANLAH ULAMA, TAPI BILA HADITS DIATAs sahih, maka beliau adalah orang yang dijamin rasulullah, adakah ulama yg dijamin rasulullah seperti jaminan rasulullah kepada muhammad Al-Fateh ???, tolong bantu kalau ketemu haditsnya, wassalam.
    ALLAH JADIKAN MANUSIA. TIDAK SAMA PENALARANNYA, ADA SEKELAS ULAMA, ADA JUGA KELAS PENGIKUT, ... JADI GAWAT APABILA ORANG AWAM MAL PRAKTEK JADI ULAMA, ... SAYA PUNYA PERTANYAAN SEDIKIT MENGGANGU, ALLAH MENUNJUK PERANTARA DALAM BERHUBUNGAN KEPADA MAHLUK, LALU MAHLUK BERHUBUNGAN LANGSUNG KEPADA ALLAH ???, MAAFLAH INI PELAJARAN SAYA KETIKA SD, MALAIKAT JIBRIL MENYAMPAIUKAN WAHYU KEPADA NABI DAN RASUL, LALU MALAIKAT MIKAIL MENURUNKAN RIZKI, APAKAH INI SEPERTI SIKLUS HUBUNGAN "ALLAH -- MALAIKAT,-- MANUSIA, -- ALLAH", TAPI SAYA YAKIN___
    INI MASALAH PELIK YANG BUKAN MAKANAN ORANG AWAM SEPERTI SAYA, THKS YA BRO...

    BalasHapus
    Balasan
    1. mohon maaf sebelumnya, klo mau faham belajar agama sebaiknya jangan dari internet. cari ustad/mubaligh yg bisa menyampaikan kebenaran islam melalui qur'an dan hadist. insya alloh anda akan mendapatkan kebenaran. amiin..

      Hapus
    2. Boleh dari internet asalkan kita sudah terlebih dulu tahu tentang ilmu itu.
      Kadang kita ingin memberi nssehat kepada ahli keluarga kita tetapi malah memindahkan dari buku ke hp maka cari dulu apakah ada salinan materi yg sama di internet.

      Budi, cipaku3/4 jakarta
      Jemaat tabligh jalan 8tahun

      Hapus
  35. trmksh informasinya.ingn hidup sehat?dan langsing klik
    http://herbalifesidoarjo11.blogspot.com/
    http://herbalifemojokerto11.blogspot.com/
    http://herbalifemurahsurabaya.blogspot.com/
    http://herbalifejogjakarta11.blogspot.com/
    http://herbalifeyogyakarta11.blogspot.com/

    BalasHapus
  36. sudah..sudah...sudah...terasa panas...tulisan ini...
    tiada sama sekali menyejukkan hati....
    teman yg baik adalah yg apabila qita dengar kata2-nya....bertambah ilmu qita...

    BalasHapus
  37. kasian penulis sudah terlempar dari usaha yg mulia ini..

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau tidak mau terlempar
      Maka nya istiqomah.....

      Subhanallah wabihamdihi, subhanakallah wabihamdika ashhadu’alahailla’anta astaghfirruka wa’atubuillaik

      Hapus
  38. kasihan sungguh kasihan...anda telah terlempar dari usaha dakwah yang sangat mulia

    BalasHapus
  39. Assalamu'alaikum,
    Ok, kesimpulan dari semua post dan komen,
    - Ga usah lah bela JT serang salafy, atau Bela salafy serang JT...Atau bela JT serang ikhwani, NU, Muhammadiyyah, HT dll Atau sebaliknya atau sebaliknya...ga habis2..ga bakalan bersatu dan setan makin seneng. Setan putus asa utk disembah oleh manusia makanya mereka menebar bibit permusuhan di antara pembawa bendera dakwah.

    Karena di akhirat nanti kita akan bertanggung jawab sendiri2 maka yang jelas kita mesti bersatu untuk :
    1. Hanya menyembah اللّـه saja....Tunduk total, patuh, meminta, takut, berharap ridho, berlindung kepada اللّـه saja. Laa ilaha ilallah.

    2.Hanya mencari, berkeyakinan, beribadah dan usaha dakwah yang sesuai Al Quran dan Hadist (petunjuk) Rasulullah yang benar2 teruji kebenarannya dari semua sisi (shahih) saja..syahadat muhammadarrasulullah

    3. Memusuhi setan saja..maka kita berkorban dan membela agama اللّـه saja. Bukan sekedar membela diri, keluarga, kelompok, ustadz, karkun, ulama, amir, kelompok, daerah, adat dsb sambil bersedia dinasehati dan dikoreksi karena sesungguhnya manusia itu lemah dan merugi.

    4. Menyayangi semua saudara muslim dengan saling bantu, menasehati juga memberi tahu kebenaran yg jelas(ta'lim), mengajaknya (usaha dakwah) termasuk mengingatkan dari kemungkaran dirinya atau siapapun dengan fakta dan kata yang santun.

    5. Mengikuti penjelasan orang2 yg jelas dijamin اللّـه dan Rasul-Nya secara pasti saja dlm menimba ilmu Alquran dan Hadist, seperti murid2nya Rasulullah, cucu2 muridnya Rasulullah, ulama dari tiap zaman dan siapapun yg pakai cara muhammad shallallahu 'alaihi wasallam dlm beragama termasuk jika ia hanya seorang anak kecil

    6. Bermuamalah dan berakhlak mulia kepada siapapun sesuai porsinya yang اللّـه ridhoi. Jika kita dituntut utk berakhlak mulia kepada musuh dgn menepati perjanjian apalagi kepada sesama muslim.

    BalasHapus
  40. maaf saya orang awam tentang jamaah,g tau apa itu salafy, apa itu jt. yg ana tahukan cuman kamu orang tidak tahu malu. sudah di kasih tempat tinggal sama teman tapi malah di belakangnya kamu hina dia, ga tahu malu ya... yang saya tahukan kalau tidak sesuai agama kita wajib tegur tidak tahu itu sapa mau boskah , mau presidenkah, mau itu ustadz , namanya manusia biasa pst pernah punya khilaf disini lah gunanya dakwah. tp kalau dy ttp diam y sdhlah yg jls kwjbn menegur sdh ada.. ini malah di ceritakan di umum di belakang lagi. btw apa y itu karkun.. maaf g tahu?

    BalasHapus
  41. Sudahlah, jangan saling mencela. Salafi itu bukan musuh, mereka adalah orang2 berilmu yg kebetulan belum t6erbuka untuk menerima dakwah ini. Dari tulisan diatas jelas skli jika penilaian berdasar pada oknum jamaah, bukan pada sistem atau metode jamaah. Jika ada orang Islam itu miskin, atau suka ngebom anda tdk bisa menyimpulkan jika islam itu identik dengan kemiskinan atau terorisme. Yg anda nilai itu orangnya bukan ajarannya.

    BalasHapus
  42. Alangkh meruginya orang-2 yg sdah di campakan olh ALLAH SWT dlam usaha dkwa ni.., pdhal dia sadh bnyak korbn malah kluar dg mnghujat.

    BalasHapus
  43. perenungan tentang perekrutan anggota jamaah tabligh. seharusnya antum tau preman pun bisa masuk JT. antum yang berilmu adalah orang yang bisa mengarahkan mereka yang kurang berilmu.

    BalasHapus
  44. sempurnakan iman, perbaiki & perbanyak amal sholeh...lagi...lagi...sampai kita tiada lagi

    BalasHapus
  45. isu2 semua aliran keagamaan yg baru sekitar belasan tahun masuk Indonesia kok gak ada yg menyejukkan ya?isunya selalu berisi tuduhan2 ,membid'ahkan,mensyirikkan kelompok lain,berhati2lah bangsa Indonesia tercinta,jangan sampai qitq terpecah belah seperti negara2 timur tengah hanya karena perbedaan pandangan yang dimanfaatkan penjajah barat untuk memecah belah umat islam Timteng jadi negara yg berkeping2

    BalasHapus
  46. Tidak semua orang paham... walaupun ia telah berilmu tinggi. Kalau Allah tak pahamkan gimana ? Kalau Allah tak pilih gimana ? Rugilah dia. Apalagi keluar dari Usaha Dakwah.... Sungguh bodoh sekali. Kalau ada orang tabligh yang berhenti dakwah.... kita merasa sedih. Kalau ada orang berilmu yang ikut Dakwah alhamdulillah. Mari kita lihat Firman Allah Surat Fathir 32.

    Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri dan di antara mereka ada yang pertengahan dan diantara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan[1260] dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang amat besar.

    Kitab Al Quran diwariskan (untuk didakwahkan) kepada orang orang yang Allah pilih. Anehnya yang mewarisi kerja Dakwah itu Alquran menggambarkan pembagiannya sbb : (3 Kelompok). Orang Dzalim, (mantan penjahat, preman, koruptor dsb) Orang yang ragu ragu / pertengahan (Terkadang melakukan kebaikan terkadang melakukan kejahatan) dan Orang yang selalu bersegera dalam kebaikan ( Orang orang sholeh, Ulama, berilmu dsbnya).

    Gambaran seperti itu terlihat dalam kehidupan sahabat dimana mayoritas sahabat adalah orang orang dzalim (bodoh, kasar) dimasa Jahiliyahnya, tetapi setelah mereka Dakwah Allah perbaiki akhlak mereka

    Nah yang jadi pertaanyaan kenapa orang Salafi yang menyandarkan manhajnya kepada manhaj salaf (manhaj Rasulullah dan sahabat) tidak memahami pembagian penerima warisan ini ? Atau para pekerja yang telah Allah pilih sendiri untuk kerja dakwah ini ? Apakah karena Salafi tidak terpilih ? Bukankah dahulu para sahabat itu bercampur antara orang orang dzalim (kasar, bodoh) dan orang orang berilmu ? Plus orang pertengahan ? Adakah orang orang yang berilmu dalam kelompok sahabat Nabi menghujat orang orang yang dzalim? Orang orang yang bodoh ? “ Kamu bodoh jangan ikut dakwah nanti sesat orang lain oleh mu”

    Mari kita tarik kebelakang kembali sejarah agar kita paham sura Fathir 32 tsb. Atau antum semua disini juga bisa menganalisanya lewat Tasir Al Quran.
    Bilal termasuk kelompok yang mana ?
    Abu syofian termasuk kelompok mana ?
    Ali ra. termasuk kelompok orang yang berilmu.

    Kenapa yang bermanhaj salaf sekarang ini menhujat saudaranya yang dzalim (bodoh) berdakwah ? Padahal ia Umat terpilih sebagai Penerima warisan Nabi ? Tak sukakah kita ? Tak sukanya karena kita tidak satu kelompok sebagai penerima pewariskah ? Atau sebagai sesama pendakwah ? Pernahkah Ali ra. menhujat Bilal ra.?

    Kalau kita sama sama pewaris tentu antum tak perlu menghujat ana yang jahil ini seperti surat Fathir 32? Antun sibuk dengan kajian ilmu….Bedah buku ini buku itu…, lalu bedah lagi . Sibuk dengan ilmu. Kapan diamalkan ilmunya. Semntara antum membenci ahlul bid’ah, membenci orang dzalim membenci orang orang bodoh di tablig yang bekerja sebagai pendakwah.

    Antum memisahkan diri sebagai orang yang berilmu, padahal orang dzalim, bodoh dan ahlul bid’ah mengharapkan uluran ilmu yang dimiliki. Disaat itulah (saat dakwah) ilmu antum tersalurkan, teramalkan. Bukan sibuk memamerkan kepintaran ilmu Lalu bergema gema kata kata neraka….. Neraka….neraka…. karena echo disiaran radio.

    Padahal Allah tak suka didikte oleh Hambanya. Neraka milik Allah, amalan sesorang gampang bagi Allah melenyapkannya, yang kita bilang ahlul bid’ah masuk neraka bagi Allah bisa saja di masukkan kedalam Surga. Apa antum protes ?

    Semoga ini menjadi bahan pemikiran yang sangat jauh bagi kita semua….., mohon maaf.

    Jemaah Tabligh Pekanbaru
    http://icunabra.blogspot.com/2009/03/ketika-kebencian-menghilangkan-akal.html

    BalasHapus
    Balasan
    1. : kalau amalan itu baik pasti shahabat nabi dah amalin lebih dulu. Senjata otomatis sipinter yg satu punya pendapat hanya kelompoknya aja yg paling benar dalam menterjemahkan agama islam . Dampaknya yg ngaji bingung,yg ga ngaji lebih bingung,orang yg ga bijak senang,sesama islam aja masih ribut masalah kebenaran agamanya,sesama islam aja masih saling hujat apalagi ma aku yg bukan islam,untung aku bukan islam kata mereka.padahal kita tahu islam dilihat dari berbagai disiplin ilmu dah benar. Hati2 mas bro tidak semua orang islam yg bijak tetap dalam islam,mental iya karna melihat saudaranya perang teruuuuuuuuuuuuus . Apa lagi yg belum islam walaupun pinter dan bersih hati mereka akan berfikir dua kali untuk tertarik ma islam . Tapi tetaplah jangan putus asa banyak orang tetep masuk islam meskipun islam itu identik dengan miskin perang bodo dan teror,karna apa ? Karna mereka ga lihat orang islamnya tapi dia lihat ajarannya dan mereka bertanggung jawab ma kehidupan ini,mereka yakin dunia ini bergantung ma orang islam jadi mereka ga lari dari tanggung jawab . Ma’af ya susunan ktnya ga bagus ,nanti dilanjut lain kali ya!!!!!!

      Hapus
  47. Assalamu'alaikum...
    Nama saya Ilmie, ilmu saya masih dangkal, saya dari NU dan Pernah mesantren di Pondok Salaf di Cirebon-Jabar slama 3 thn, setelah saya keluar thn 2010, dan sekarang saya mulai ada keinginan untuk benar“ memperbaiki diri,,,
    Setelah saya pulang ke Bjm-Kalimantan saya nemuin JT, awalnya saya canggung seh, ada perasaan benci juga...

    Akhirnya saya mempelajari sdikit” tentang JT, dan alhamdulillah saya jadi sdikit tahu dan saya dapat menyimpulkan JT itu ”baik” walaupun gak semuanya...

    Saya masih NU Salaf (Ahlussunnah wal jama'ah), tp dalam hati saya ingin bergabung dengan JT...
    Cuma masih ada sesuatu yg mengganjal, dan saya tidak tau itu apa...

    Buat sampean” yg bisa bantu tolong krim email ke u_ilmie@yahoo.co.id

    Saya pengen 100% yakin msuk JT, terlepas dari topik diatas karena saya tahu sehebat apapun JT pasti ada aja pengikutnya yg mlenceng!
    Dan itu tidak bisa untuk mewakili penggambaran JT...

    Shodaqollah...

    BalasHapus
  48. Subhanalllah....

    Sehebat apapun dakwah Rasulullah namun paman beliau Abu Tholib tidak memperoleh hidayah. Tidak bisa beliau meraih agar jangan masuk Neraka, sedih nian memang... Tetapi itulah ketentuan Allah swt.

    Apakah kita tidak redho dengan ketentuan yang terjadi pada diri kita?

    Tidak ada di Dunia ini 100% itu. Pasti dan pasti ada cacatnya ada kurangnya. Misalnya menjadi 99.9% dsbnya. Apakah kita berfikir pada yang cacat tsb. Mensyukuri nikmat adalah karena adanya cacat.

    Dikelompok manapun jangan dikira itu baik semua. Gitu juga di Salafi, NU dsbnya. Di Usaha Dakwah apalagi, Allah yang menyatakan ada orang yang dipilih dari orang orang dzalim. (mantan penjahat, pemabuk, pembunuh). Yang demikian itu adalah karunia yang amat besar. Ujung surat Fathir 32.

    Dilingkungan Rasulullah ada juga yang munafik. Ini terbukti dengan munculnya Hadits Nabi yang mengatakan al : Kalaulah tahu orang orang munafik tersebut manfaatnya shalat subuh dan isya berjemaah, maka pasti ia akan mendatanginya sekalipun dengan merangkak rangkak.

    Agama adalah untuk diri sendiri bukan kelompok. Untuk diri kita agar kita selamat dunia dan akhirat. Sebagai umat akhir zaman kita memikul tanggung jawab kenabian yakni amar makruf nahi mungkar. Selamatkan diri sendiri menurut al Quran dan Hadits kemudian ajak yang lain agar selamat juga. Klop deh.

    Wadah yang terbaik sesuai Alquran dan Hadits adalah usaha Dakwah yang dilakukan oleh Rasulullah dan Usaha Dakwah ini dimunculkan kembali oleh Jemaah Tabligh, di akhir zaman ini.

    Subhanallah …

    Next : (Insya allah)
    Bagaimana Dakwah sesuai sunnah tsb ?
    Ilustrasi : Radio dan Televisi, buku, Koran, majalah dsbnya bukanlah Dakwah sesuai sunnah. Wajar mereka meminta Imbalan.

    BalasHapus
  49. saudaraku,opini penulis ini kurang dangkal,hanya melihat satu sisi dimensi fehamamannya saja,dan sangat emosional dalam pengungkapan materi opininya.
    Kita tdk boleh terjebak kepada femaham islam yg sempit,ingat semua tindakan kita dinilai oleh Allah swt bukan berdasarkan harokah,golongan,kelompok dll,tapi Allah swt lebih melihat niat dan tujuannya.
    Dalam Jemaah tabligh ana sering bergaul dan malah coba masuk ke dalamnya walaupun ana bukan jema'ah tabligh,ana tdk melihat sisi yg disangkakan oleh penulis di atas.Kita beristigfar ya akhi,ingat setiap orang punya niat yg tdk bisa dicerna oleh orang lain,bisa saja niatan mereka lebih mulia dari pada kita semua bahkan sipenulis.
    Kalau sipenulis masih mengkotak-kotakan Islam dalam harokah,jema'ah,kelompok dll ini pertanda kita masih bebal dalam memahami ilmu.utk itu jaga ukhuah ,femahaman boleh berbeda tapi jangan saling membenarkan dan menyalahkan,karena kita semua beramal sesuai ilmu yg kita fahami bukan dg rasa amarah dan kebencian,kalau dg dasar ini yang kita lakukan ,kita takut azab Allah sangatlah pedih.

    BalasHapus
  50. berbicara dan berkelakuan yg baik itu bersumber dari hati....diri kita bisa berdusta tapi tanya hati kecil kita tdk akan bisa berdusta. sy bukan termasuk jamaah yg aktif (semoga Allah SWT memberikan sy hidayah). tp sy sangat berkesan terhadap pemahaman yg sy dapat dari JT. jangan lihat orangnya tp lihat apa yg di bicarakannya. dan niatlah karena Allah SWT.

    BalasHapus
  51. kalian semua saya cermati masuk katagori oarang yng pandai,berilmu,cerdas dan berwawasan luas.tapi sayang.......hanya digunakan unt berdebat dan menghujat.kalau kalian berilmu maka....KEMBALILAH KPADA AL QURAN DAN AL HADIST.

    BalasHapus
  52. Pada gak malu ya...umat non muslim pada tepok tangan baca ini dan koment para bapak,ibu,ulama,syeh dan teman2 sekalian yang saling hujat menghujat padahal masih dalam koridor ISLAM
    Semoga Allah menetapkan jalinan Hablumminannas

    Saya hanya org dhoif yang sedang belajar berdakwah.

    BalasHapus
  53. disinilah letak keindahan ISLAM, tapi jangan dijadikan pemecah persaudaraan seiman, kita sesama muslim itu bersaudara sampai ahkerat kelak, pebedaan wajar itu adalah salah satu kekusaan ALLAH SWT sang MAHA SEGALA-GALANYA,,, Ingatlah kita seiman dipersatukan dengan kalimat toyibah ''LAILAHAILLALLAH MUHAMMADDARRASULULLAH''

    BalasHapus
  54. Alhamdllah saya bukan termasuk orang yg sesat sepert mrk semua entah pa lah itu...tablegh salafi nu dlll
    Cb anda semua msuk ke Ldii pasti kelihatan mana yg neraka mana yg surga

    BalasHapus
  55. saya pernah juga mengikuti jt....setelah saya analisa, memang bagus dan salut, cuma memang ada kelemahannya. karena antara 1 amir dan amir lainnya tidak bisa sama karena latar belakang keilmuannya masing2, sehingga terjadi yang namanya pemahaman tidak singkron, karena ada sikap terburu2 dalam memilih seorang amir dan di antara ribuan amir tidak adanya pengontrolan mana yang benar mana yang salah.trus siapa yang bertanggung jawab bila ada di susupi paham menyimpang.

    BalasHapus
  56. kalau mau tau jawabannya ,,datang saja langsung ke Temboro,, Magetan,.,., jawa timur,., pasti kau akan terpuaskan,,.,.

    BalasHapus
  57. kelihatannya blog ini sudah lama ditinggal pemiliknya... terbukti tidak ada balasan untuk setiap comment antum semua.... jadi tidak usah lagi dech bikin comment atw jenguk2 di blog ini karena tidak ada penghuninya. Klo lama2 ditinggal sama penghuninya takutnya malah dihuni oleh syaitan. makanya jangan heran antara satu comment dengan comment yang lainnya bisa saling hantam, karena telah diadu domba oleh syaitan laknatullah.... mending pergi aja dari blog ini. Hiii.... AWAS ADA SYAITAN....

    BalasHapus
  58. saya yaqin dia itu orang salafi yg ngarang2 cerita .... sebenarnya dia orang bloon bukan NU bukan juga MUHAMMADIYYAH pandangan pandangan nya jauh dari keperibadian dua lajnah tersebut.....bertaubatlah dari sefat adu domba .

    BalasHapus
  59. seandainya ada darah muslimin yang suka mnghujat dihalalkan dalam agama. { dan saya berhrap sekali darah sexte salafi untu dihalalkn ] mka orang pertama kali yg akan saya bunuh adalah salafi yang suka mengujat,,,sy tantang kamu klu brani ayo adu jotos ,,smpai Alloh memenangkn saya / u mati hina seperti anjing...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jangan alerg ma kritikan mas ,manis pa pahit tuh kritikan , balas aja dng santun .
      Kalau balasanya pakai bawa2 isi kebun binatang keluar sama aja dng mereka gilanya beda tipis . Ma'af ya

      Hapus
    2. Jangan ngomong seperti itu, kamu kayak jagoan aja...mau adu jotos ke terminal sana. Kalau comment itu tulisan juga di saring jangan tambah keruhin masalah belum tentu juga yang nulis orang salafi, mana tahu orang ini hanya niat mengadu domba, kalau kamu bermanhaj JT secara tdk langsung kamu dah malu - maluin kawan2 di JT, kalau kamu jagoan sana cari syia yang sdh jelas dan tdk terbantahkan kesesatannya. Atau jangan - jangan kamu orang syiah???

      Hapus
  60. yg nulis blog ini anjing,, anjing2 nya yg mirip anjing gila,,, dan yg nulis blog ini emang gila,, udah ,,, istigfar yg banyak ,,, ane jg bukan orng taat,, tp ane mau taat,, ane pernah ikut tabligh,, bagus,, dan ga ada penyimpangan,, malah iman ane pada waktu itu bagus,, krn kesalahan ane dan iman ane yg lemah ,,ane jd kurang taat lagi sama allah,, tapi ane niat dan doa supaya ane di kembaliin lagi sama allah dalam dkwah fisabilillah,, hidup dalam dakwah,, dan mati dalam dakwah,, amieen,,, sekali lagi jng percaya sama yg nulis di blog ini.. anjiiiiiing,, yg nulis..

    BalasHapus
    Balasan
    1. anda yang seharusnya ber-Istighfar...

      Hapus
  61. Jangan hanya nampak keburukan pada jt lihat lah pada sudut kebaikannya, mengajak orang berjemaah dimasjid dikatakan sesat!
    ana siapa mau kritik jt, syikh?kiai? Isrighfar banyak2 saudara, moga allah s.w.t buka matamu yg buta dan hatimu yang hitam.......allahhuakhbar....

    BalasHapus
  62. hahaa orang bodoh yang buat rupa y,jangan trtipu. saya bukan JT,salafy atw yg lain y,tpi saya sudah membaur denga sangat dekat dengan JT dalam waktu yg sangat lama, memang ada sebagian yg meleset,tpi g semua y,krn yg meleset t orang y, bukan ajaran y

    BalasHapus
    Balasan
    1. setuju mas brooo...kalau mau keluar ya keluar aja..nggak usah koaar koaar...JT itu jelek ini dan itu PREEETTTTT...kaya lo udah pernah masuk syurga aja pake bilang JT bidh'ah..nggak bener...tolol nich orang...klo bicara individu banyak juga koq..orang NU..MUHAMMADIYAH atau ormas lainnya yang masih suka pake jimat..ato ke dukun...tapi itukan oknumnya...bukan ajarannya...goblox ni orang...udah tersesat bilang yang menyesatkan..STUPIIIT

      Hapus
  63. salafi memeang golongan yang sangat Ekstrim,,,, dimana-mana mereka terus membuat permusuhan, kebencian dan kerusakan iman dan islam..... sungguh ajaran salafy ini menyakitkan hati umat Islam

    BalasHapus
  64. Asswrwb polemik tentang mahzab dalam islam sekarang ini dimulai dari keangkuhan orang pinter,walaupun sifat angkuh itu bukan didominasi oleh sipinter aja,siapapun dia kalau punya kelebihan apa aja kalau kurang2 kontrol hatinya jadilah dia sama seperti sipinter tadi ( bukan berarti kita takut jadi pinter mas bro ).
    Penyakit sipinter lainnya yg lebih parah adalah selesai dari lembaga pendidikan didalam negri atau diluar sudah berani menyalahkan ulama yg lebih dekat dgn zaman nabi Muhammad saw ( ulama imam mahzab gitu aja ribet sih ),walaupun imam mahzab juga manusia biasa spt kita yg tidak hidup dizaman ini yg lebih komplek permasalahanya,imam mahzab bisa menerima perbedaan persepsi terhadap suatu masalah tidak saling menjelekkan,beliau2 itu kalau ada pendapat,sering menyatakan inilah pendapatku kalau ada pendapat yg lebih baik itulah pendapatku.
    Kalau aku sih awam mas bro paling2 ngingetin aja untuk saudara aku yg punya program kerja da'wah dng kelompoknya jalanin aja, kalau ingin orang lain supaya mau terima kerja kita,bukan saling jelekin karna masing2 pasti akan mencari kelemahan program orang lain.
    Untuk menghindari itu semua cobalah kita ada dihati saudara kita semua,kalau ga ada dihati saudara kita pasti ada yg salah,yah kita koreksi diri dulu jangan salahin orang lain,mungkin ada kesombongan,tatakrama yg ga bagus mungkin intonasi suara kita dalam bicara atau mendikte,menggurui atau yg lainnya yg kita ga sadar .
    Rosulullah aja sebelum da'wah iman beliau ada dihati orang2 mekkah sa'at itu,setelah beliau da'wah iman baru mereka ga suka ma beliau. Saran aku sudahlah ga usah mencari-cari kekurangan kelompok lain apa lagi analisanya ga sempurna tentang kelompok tsb.
    . . . . Cape juga ya . . . . Sensor ya . . .
    Akhirnya masing2 akan mengeluarkan senjata ampuhnya diantaranya:
    Senjata otomatisnya sipinter yg satu dalam mengamati perbuatan saudaranya biasanya suka berkata kalau amalan itu baik pasti shahabat nabi dah amalin lebih dulu.
    Senjata otomatis sipinter yg satu punya pendapat hanya kelompoknya aja yg paling benar dalam menterjemahkan agama islam .
    Dampaknya yg ngaji bingung,yg ga ngaji lebih bingung,orang yg ga bijak senang,sesama islam aja masih ribut masalah kebenaran agamanya,sesama islam aja masih saling hujat apalagi ma aku yg bukan islam,untung aku bukan islam kata mereka.padahal kita tahu islam dilihat dari berbagai disiplin ilmu dah benar.
    Hati2 mas bro tidak semua orang islam yg bijak tetap dalam islam,mental iya karna melihat saudaranya perang teruuuuuuuuuuuuus .
    Apa lagi yg belum islam walaupun pinter dan bersih hati mereka akan berfikir dua kali untuk tertarik ma islam .
    Tapi tetaplah jangan putus asa banyak orang tetep masuk islam meskipun islam itu identik dengan miskin perang bodo dan teror,karna apa ? Karna mereka ga lihat orang islamnya tapi dia lihat ajarannya dan mereka bertanggung jawab ma kehidupan ini,mereka yakin dunia ini bergantung ma orang islam jadi mereka ga lari dari tanggung jawab .
    Ma'af ya susunan ktnya ga bagus ,nanti dilanjut lain kali ya!!!!!!

    --
    Sent from Fast notepad

    BalasHapus
  65. Bagi para salafy perhatikan ya.JT itu mengajak manusia kepada alloh SWT.mengajak dgn mengajar itu beda klo mengajar harus mempunyai ilmu yg diajarkan ,tpi klo mengajak siapa aja bisa misal anak kecil yg mengajak bpanya ke masjid atau tkang sayur yg mengajak temannya sholat kenapa kalian para salafy mempermasalahkan harus mempunyai ilmu yg tinggi untuk berdakwah.dakwah juga artinya mengajak.klo menuntut ilmu baru kita harus ke para ulama.gitu ,paham gak kalian salafy!!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. klo tanpa iLmu akan kita ajak kmn?.segala sesuatu hrs didasari oleh ilmu agar ajakan kia sesuai dgn tuntunan Alquran dan sunah, bkn dgn logika dan pemahaman berdasarkan ro'yu. bkn kah ilmu yg membedakan antara yg haq dgn yg bathil.WALLAHU'ALAM.

      Hapus
  66. Sesuai dg sabda rasululloh SAW "Kalian tdk akan tersesat selama berpegang teguh kpd keduanya yaitu Al Qur'an dan Al Hadist"..dan setiap minggu sy mengaji Al Qur'an dan Al Hadist dg metode mengartikan ayat per ayat, kata per kata bukan cuma metode ceramah saja dan alhamdulillah sy sdh menemukan agama islam yg sebenarnya yg dicontohkan oleh Rasululloh SAW

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yg anda lakukan cukup benar sob..
      Smoga Allah memberi petunjuk amin

      Hapus
  67. Apa yang antum alami kurang lebih sama persis dengan ana. wallahu kurang lebih 10 tahun ana di jt, ana istiqomah buat amalan maqami dan amalan intiqoli, kalo cuma 4 bulan mah khuruj ana sudah, tapi itu dulu. sekarang ana keluar dari jt setelah banyak penyimpangan penyimpangan dari sunnah nabi SAW, wallahu ta'ala a'lam.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Smoga Allah menunjukkan jalan yg lurus bagi kita sob.. amin

      Hapus
    2. da'wah koq menyimpang...gimana sih nih orang?

      Hapus
  68. Assalamu'alaikum...
    Saya mau tanya tentang "Jamaah Tabligh", Khususnya bagi yang pernah/sedang Nyantri di KH. Uzairon,,,

    Saya minta bantuannya.
    Silahkan bls ke: u_ilmie@yahoo.co.id

    BalasHapus
    Balasan
    1. mari serius belajar pada ulama yang benar2 ulama, kita mohon pada Allah agar diberi petunjuk pada jalan yang benar.

      Hapus
  69. kita perlu belajar lebih banyak lagi tanpa tergesa-gesa menyalahkan orang.

    BalasHapus
  70. Orang yg menebar fitnah,sungguh pedih balasannya,maka tunggulah siksa yg pedih itu,Amiin

    BalasHapus
  71. Anda kurang cermat,,,,Jamaah Tabligh bukan sebuah organisasi, tak ada kartu keanggotaan, jadi Anda tdk perlu mengaku pernah masuk Jamaah Tabligh, kalaupun Anda pernah ikut program khuruj (Dakwah) Anda Bersyukur karena pada saat itu Allah memilih Anda utk menjadi bagian dari org yg memperjuangkan agamaNya...kalau Anda berhenti dan mengaku telah keluar...maka percayalah bahwa usaha dakwah akan tetap berjalan hingga kiamat datang tapi bukan Anda yg dipilih oleh Allah akan tetapi org lain.....

    BalasHapus
  72. Ya Alah, tetapkan kami dalam usaha dakwah ini sampai mati,amin

    BalasHapus
  73. http://blog.re.or.id/urutan-khilafah-islamiyah.htm

    BalasHapus
  74. Saya juga mengalami hal yg sama dg sang penulis blog ini..
    Saya sedang mempelajari kebenaran yg haqiqi tentang islam..
    Saya jg sedang mengalami keresahan hati tentang mana sih yg lebih benar..??
    Dan saya juga pernah ikut JT
    Dakwa memang tidak salah dan di anjurkan..
    Tapi menyimpang dari quran dan hadis sahih itu salah besar..
    Ikut jamaah ini itu..
    Malang melintang mempelajari ini itu..
    Saya tidak membid'ahkan siapapun..
    Yg mengatakan bid'ah justru hadis nabi bukan org lain..
    Saya tidak mengatakan bahwa saya ini orang Nu, Muhammadiah, syiah, JT , salafi, wahabi dsb
    Sekarang saya semakin yakin bahwa berpegang teguh hanya pada quran dan hadis sahih beserta guru dan teman² yg juga berpegang teguh pada quran dan hadis sahih adalah jalan yg diridhai Allah dan Rasulnya..

    Kpd sang penulis blog ini..
    Hati yg resah adalah tempat tuhan dan syetan bertarung..
    Dan Allah telah membukakan jalan yg lurus bagimu..

    BalasHapus
  75. Assalamu'alaikum...
    Diriwayatkan oleh Imam Thabrani, ”Demi Tuhan yang memegang jiwa Muhammad di tangan-Nya, akan berpecah umatku sebanyak 73 firqah, yang satu masuk Syurga dan yang lain masuk Neraka.” Bertanya para Sahabat: “Siapakah (yang tidak masuk Neraka) itu Ya Rasulullah?” Nabi menjawab: “Ahlussunnah wal Jamaah.” Saya rasa itu saja sudah cukup untuk menjawab semua pertanyaan kita.

    BalasHapus
  76. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  77. Dakwah ya Khuruj; Khuruj ya Dakwah. Luruskan niat, kerjakan dengan mujahadah dan istiqomah, serta ikut arahan masyaikh. Bila ada yang menentang dakwah ini, keputusan Allah untuk mereka: Allah beri hidayah atau Allah hancurkan.

    BalasHapus
  78. Lho,..cerita mengada-ada,.. takutlah dengan Allah SWT, kau juga akan mati, nanti diakhirat kau diminta pertanggung jawaban ulah mu, ngomong,...

    BalasHapus
  79. wa anna minal muslimin
    saya islam.
    saya bukan salafi, tetapi saya belajar dalil yg soheh di taklimnya salafi
    saya bukan muhamadiyah, tetapi saya belajar disiplin dan tertib organisasi di muhamdiyah
    saya bukan NU, tetapi saya belajar kemasyarakatan, guyub, rukun, ngaji ke kyai NU
    saya bukan jamaah tabligh, tetapi saya belajar mengamalkan ilmu saya pada saat bertabligh
    saya bukan ikhwanul muslimin, tetapi saya banyak belajar pada ikhwan di liqo mereka
    saya bukan LDII, tetapi saya belajar keuangan utk zakat sedekah pada LDII
    saya bukan FPI, tetapi saya sering menyampaikan nahi mungkar ketika melihat kemungkaran di depan mataku
    saya bukan MMI, tetapi saya belajar alwara wal bara pada mereka
    saya adalah islam yg diajarkan rasulullah
    wa anna minal muslimin

    Yuredi Raja Perkasa

    BalasHapus
  80. Peluang Bisnis 2014

    Segera Amankan Posisi Anda, Segera JOIN bersama
    Komunitas VSI, bisnis terbaru Ustadz Yusuf Mansur
    Dengan Produk V-pay ( Virtual Payment ) Anda akan
    dimudahkan dalam hal urusan pembayaran listrik,
    telpon, pulsa, PDAM, TV Berbayar, Internet, Asuransi,
    Kartu Kredit dan lain-lain. Transaksi dapat dilakukan
    melalui Website, SMS, Android, BlackBerry, iPhone dan YM.

    Ini Bukan Gurauan, Nyesel deh kalau
    Gak Liat Info Peluang Bisnis Dahsyat ini.

    Silahkan Kujungi : KLIK DISINI

    Terimakasih,

    BalasHapus
  81. Ane juga JT kok...JT memang tidak semua jama'ah nya bener..tapi kebanyakan kita hanya mendakwahkan tentang iman aja...seperti menganjurkan untuk sholat 5 waktu di masjid,untuk selalu mengingat ALLAH SWT..dan melakukan sunnah2 yg dilakukan dan dianjurkan oleh rosullullah SAW...syukron...

    BalasHapus
  82. dimana sifat muslim anda ,..?lebih baik melihat bukan di satu titik,..

    BalasHapus
  83. Allahu akbar selama kita memiliki rukun iman dan islam yang sama kita dibawah bendera islam, marilah kita bersatu dari perbedaan pendapat jangan saling menuduh ataupun memfitnah suatu golongan... kapan islam mau bersatu kalo terus'' ribut...???

    BalasHapus
  84. Anta bukan Jamaah Tabligh. Ana InsyaAllah hidup & mati dengan Jamaah ni.

    BalasHapus
  85. Ujung-ujung dari tulisan blog ini adalah Salafy yg paling bener...jadi tdk usah diperdebatkan lagi, sebab orang-orang salafy merasa merekalah yang paling benar dg ulama" mereka

    BalasHapus
  86. Ampuni kami y Alloh..., ampun ya Alloh... yuk kita nangis doakan si fulan ini...smoga fulan ini d jauhkan dari murka Alloh Ta'ala... nangis senangis nyaa insyaAlloh.... istakimfiddakwahh ampe mati!!!

    BalasHapus
  87. Sebaiknya gunakanlah bahasa Indonesia yang baik dan benar, toh apabila artikel ini diterbitkan untuk khalayak umum berarti menjadi konsumsi umum, jangan sampai orang awam yang tidak faham bahasa asing menjadi bingung, nanti dikira mereka anda itu seorang wanita, pergunakan sajalah untuk kalimat "ana" menjadi "saya" dan "antum" menjadi "anda", Wassalamualaikum

    BalasHapus
  88. Terlalu berbelit belit artikelnya....agama islam kok di buat susah...sama kalian kalian...

    BalasHapus
  89. kaga takut tulisan anda akan di hisab ALLAH nantinya?

    da'wah itu penting ! ... missionary aja mati2an menyesatkan umat agar menyembah patung yesus...anda malah memfitnah saudara2 anda yg berda'wah?

    maju terus jama'ah !

    BalasHapus
  90. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  91. orang mengajak baik di bilang sesat ?! (mengajak sholat jamaah, mendirikan sunnah..dll) di bilang sesat ?!

    apakah ada seorang yg punya ilmu agama tinggi (alim ulama) turun ke masyarakat awam (pembuat dosa/bajingan) mengajak untuk kepada kebaikan (dakwah) jarangkan ?! (paling untuk murid/golongan atau orang" soleh saja)

    orang yg diberi pemahaman ilmu agama yg lebih hanya bisa mengkritik...lalu apa kotribusi cara metode anda/para alim ulama untuk masyarakat ?!

    menurut gue JT adalah cara/metode menjalankan kebaikan (dakwah) yg garis merahnya dibuat oleh maulana ilyas untuk semua orang (seperti orang awam, mantan pendosa (bajingan) dan lain) menjalankan islam bukan hanya teori, tetapi praktek. jadi JT bukan aliran.

    munurut gue yg awam, islam adalah : allah, muhammad, alquran dan hadis... bagaimana metode/cara/prakteknya... salah satunya dengan metode/cara JT. (jadi JT itu seperti pesantren untuk semua orang/aliran)

    orang awam lemah ilmu (mantan pendosa/bajingan) mengajak kebaikan (dakwah) lebih baik dari pada orang alim ulama yang hanya diam saja.

    BalasHapus
  92. I love u jemaah tablig......ana sangat mahabah pada jemaah tablig .....asalnya ana guk kenal ama allah dan siapa itu allah sekarang jadi kenal ....
    Hidup untuk dakwah ..dan dakwah sampai mati
    Jangan pernah takut .....tegakkan hak walau itu pahit ......ayo teruslah maju jemaah tablig ....semoga allah meridoi langkahmu .....

    BalasHapus
  93. Assalamu’alaikum wr wb
    FATWA ULAMA TENTANG JAMAAH TABLIGH
    1. Fatwa Darul Uloom Trinidad and Tobago tentang Jamaah Tabligh
    Mengenai banyak diskusi tentang Dawah dan Tabligh atau Jamaah Tabligh, banyak cendekiawan dan lainnya seperti Dr Zakir Naik dan ulama lainnya mengkritik dan mengatakan itu adalah bidah untuk berpartisipasi dalam Dawah dan Tabligh, dari mana mereka mendapatkan pandangan-pandangan seperti ini ? Mereka mengatakan Jamaah Tabligh tidak berdasarkan Quran dan Sunnah. Apa pendapat Anda tentang masalah ini?

    Upaya Jamaat Tabligh adalah salah satu yang sangat mulia yang telah sangat berhasil dan telah memperoleh penerimaan luas oleh ribuan Ulama besar dunia, dari permulaan hingga saat ini.
    Pekerjaan ini hanya mengingatkan umat Islam tentang iman mereka dan menanamkan dalam diri mereka, keseriusan berlatih Islam. Pekerjaan Tabligh tidak memberitakan hal apapun yang bertentangan dengan ajaran Quran dan Sunnah, dan menyebarkan pesan Islam yang sebenarnya. Pekerjaan yang membawa pesan tentang bagaimana seorang Muslim dapat meraih sukses di dunia ini dan berikutnya, dan mendesak umat Islam untuk berpegang teguh kepada Sunnah Nabi (SA).
    Pembicaraan, pidato dan nasihat diberikan, didasarkan pada Iman dan berjuang di jalan Allah, sehingga pesan Islam dapat mencapai rumah-rumah setiap orang Muslim. Jika survei diambil hari ini, akan terlihat bahwa Jamaah Tabligh adalah melakukan upaya seperti apa yang telah Nabi (SA) dan para sahabat buat. Saudara-saudara yang terlibat dalam Dawah dan Tabligh berupaya dengan susah payah dan menghabiskan uang mereka untuk bepergian ke tempat yang jauh dalam rangka menyebarkan pesan Islam. Mereka tidak meminta apa pun. Waktu mereka banyak dihabiskan dalam masjid.
    Mereka yang berbicara buruk tentang pekerjaan mulia ini, karena ketidaktahuan mereka tentang apa yang terjadi di dalam pekerjaan Tabligh, atau mereka salah informasi, atau ada kemungkinan bahwa mereka mungkin tidak menyukainya tanpa alasan sama sekali.
    Alhamdulillah, melalui berkat-berkat yang Allah Telah diberikan kepada Usaha Da’wah dan Tabligh puluhan ribu Muslim telah berubah, dan telah mengubah perjalanan hidup mereka ke arah yang benar. Ribuan (orang muslim) yang tidak pernah melakukan shalat sudah mulai melakukan itu, dan juga melakukan tugas lain sebagai Muslim. Pada usaha ini, sebuah kebangkitan besar telah terjadi, dan Muslim sekarang menjadi lebih sadar akan agama mereka.
    Kita melihat setiap hari, bahwa sementara ada banyak umat Islam yang tinggal di sekitar Masjid, hanya sangat sedikit yang datang untuk shalat berjamaah. Mayoritas tinggal di rumah, sementara banyak bahkan mungkin tidak melakukan shalat sama sekali. Hal ini karena keadaan, kita menemukan bahwa saat ini, masjid masih banyak kosong, terkunci, kotor, menyedihkan dan tanpa pengawasan. Banyak Muslim tampaknya telah kehilangan semangat untuk menghadiri rumah Allah.
    Kita jarang melihat orang lain yang mengunjungi orang-orang Muslim yang tidak menghadiri masjid atau lemah dalam agama mereka. Untuk menambah ini, kita juga menemukan beberapa kali, misionaris Kristen datang ke berbagai tempat, mengajak orang-orang Muslim untuk Perang Salib. Setiap minggu, kita menemukan bahwa misionaris Kristen mengunjungi rumah-rumah semua orang, termasuk rumah-rumah umat Islam, untuk menyebarkan agama mereka.
    Sementara ketika semua ini berlangsung, kita menemukan bahwa tidak banyak yang dapat dilakukan, (pada kenyataannya, di banyak tempat, tidak ada yang dilakukan) untuk membawa umat Islam ke masjid, dan untuk mendatangi mereka dalam upaya untuk memperkuat mereka Imaan dan Islam. Dalam situasi ‘ingin’, kita menemukan bahwa sebagian besar waktu, itu adalah Jamaah Tabligh yang telah datang untuk menghidupkan kembali semangat Islam di kalangan umat Islam.
    Jadi, inti dari penjelasan ini, adalah bahwa pekerjaan Tabligh adalah upaya yang sangat penting dan mulia yang didasarkan pada ajaran Al-Qur’an dan Sunnah Nabi (SA).
    Dan Allah tahu yang terbaik.
    Mufti Waseem Khan

    BalasHapus
  94. 2. Fatwa Mufti Ebrahim Desai Darul Ifta, Madrasah In'aamiyyah, Camperdown, South Africa tentang Jama’ah Tabligh
    Allah Taala menyatakan bahwa salah satu alasan bagi umat ini yang berjudul sebagai Ummat yang terbaik, adalah praktek ‘memerintahkan yang baik dan mencegah kejahatan’
    Nabi (shallallahu alayhi wasallam) menyatakan, “Apabila diantara kalian melihat kemungkaran, maka ia harus mengubahnya dengan tangannya Dan jika ia tidak mampu melakukannya maka ia harus mengubah dengan lidahnya.. Dan jika ia tidak dapat melakukannya dengan lidahnya, maka dia setidaknya harus meyakini bahwa itu adalah kemungkaran Dan ini adalah selemah-lemahnya Imaan.. ” (Mishkat)
    Hadhrat Nuúmaan bin Basheer (Radhiallaahu anhu) mengatakan bahwa Rasulullah (shallallahu alayhi wasallam) memberikan contoh orang berlayar di sebuah kapal memiliki dek atas dan dek bawah. Orang-orang dari dek bawah membutuhkan air dan air permintaan dari orang-orang di dek atas. Orang-orang dari dek atas menolak air sehingga orang-orang dari dek lebih rendah memutuskan untuk membuat lubang di lantai kapal dan mendapatkan air dari laut. Rasulullah (shallallahu alayhi wasallam) bersabda, “Jika orang-orang dari dek atas tidak berhenti orang-orang di bagian bawah dari membuat lubang, kapal akan tenggelam dan semua orang bepergian akan tenggelam.” (Mishkat vol 2 hal.. 436)
    Demikian pula, jika orang tidak melarang kejahatan dan dosa dalam masyarakat, seluruh masyarakat – yang tidak bersalah dan jahat – sama akan menderita.
    Hadhrat Abu Hurairah (Radhiallaahu anhu) menyatakan bahwa Rasulullah (shallallahu alayhi wasallam) bersabda, “Perintahkan manusia berbuat kebaikan dan melarang kejahatan atau Allah akan mengirim menerima hukuman yang akan menghancurkan semua orang.” (Ibid)
    Kutipan di atas Al-Quran dan Ahaadith Rasulullah (shallallahu alayhi wasallam) jelas bahwa memerintahkan yang baik dan melarang kejahatan adalah menekankan perintah Allah dan Rasul-Nya. Setiap orang harus melakukan perintah ini. Semua para nabi (Álayhimus salam) mengikuti jejak nabi masing-masing dan setelah kematian Nabi mereka, mereka melakukan misi yang sama.
    Para Sahaaba Rasulullah (Radhiallaahu anhum) menghabiskan seluruh hidup mereka dalam memerintahkan yang baik dan melarang kejahatan. Karena tidak ada Nabi untuk datang, setiap ummat Rasulullah (shallallahu alayhi wasallam) adalah wakil Nabi dan memiliki untuk membawa pada misi Nabi. Orang-orang Tabligh Jamaah mengorbankan waktu, kekayaan dan kenyamanan untuk menjalani kesulitan dan kesulitan untuk pergi di jalan Allah – untuk melaksanakan Sunnah Nabi – memerintahkan yang baik dan melarang jahat.
    Sejauh yang Jamaat Tabligh yang bersangkutan, itu adalah pandangan kami yang sederhana bahwa mereka bertindak atas perintah Allah Taala dan memenuhi kewajiban dari Syariah. Jamaat menganjurkan ketaatan pada Sunnah dan agar semua orang mengikuti syariah. Tujuan dari perorangan mengambil bagian dalam pekerjaan mulia Tabligh adalah, pertama, untuk mereformasi diri sendiri dan menyelamatkan manusia dari api neraka. Keberhasilan luar biasa dari Jamaat ini terutama karena manifestasi dari enam poin yang melibatkan pemurnian Naffs dan entitas dari Tauhid.
    ‘Tashkeel’ Kata secara harfiah berarti ‘untuk membentuk’. Dalam terminologi Tabligh, artinya mendesak orang untuk memberikan waktu, untuk keluar di jalan Allah untuk diri reformasi dan menyebarkan baik selama beberapa hari 3, 7, 40, 4 bulan, 1 tahun, dll jumlah hari juga tidak wajib, hanya disarankan seperti disarankan agar seseorang mempelajari pertolongan pertama, misalnya berfungsi satu bulan sebagai practicals.
    Sementara ia tidak akan menjadi ahli dalam kedokteran, ia akan tahu hal-hal dasar yang harus dilakukan dalam keadaan darurat. Demikian pula, seseorang akan keluar selama 3 hari, 40 hari, 4 bulan, dll tidak menjadi seorang ahli syariah, tetapi ia akan belajar persyaratan dasar Syariah. Semakin banyak waktu yang dia berikan, semakin dia akan belajar dan menyempurnakan dirinya sendiri. Kerangka waktu bukan kriteria menurut syariah.
    dan Allah Ta’ala Tahu yang Terbaik
    Mufti Ebrahim Desai

    BalasHapus
  95. 3. Lembaga Fatwa Inggris tentang Jamaah Tabligh Jamaah

    Mufti besarArab Saudi tersebut telah jelas menyatakan ketidaksukaannya terhadap Jamaah Tabligh. pertanyaan saya adalah bahwa, APAKAH SALAH DENGAN KERJA INI bahkan imam dari Haramain telah jelas menyatakan ketidaksukaan mereka.
    Tolong anda beri mutiara nasehat mengenai masalah ini.

    Dalam nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,
    Memerintahkan kebaikan dan melarang kejahatan adalah tanggung jawab dari umat Islam (al-Fardh Kifaya). Allah Swt mengatakan:
    “Kalian adalah Ummat yang terbaik , yang dikeluarkan untuk umat manusia, memerintahkan kepada yang ma’ruf dan melarang dari kemungkaran.” (QS. Ali Imran, V: 110).
    Ini tanggung jawab bersama umat Islam memerlukan upaya terorganisir, dan ini adalah apa yang Jama’ah Tabligh telah lakukan. Bagaimana bisa seseorang dihukum untuk melaksanakan tanggung jawab yang Allah SWT telah menetapkan atasnya?
    Perlu dicatat bahwa meskipun metode yang Jama’ah Tabligh untuk penggunaan Dakwah mereka tidak lazim dalam konteks penuh pada masa Rasulullah (Allah memberkatinya & memberinya kedamaian), namun tidak akan dianggap sebagai suatu inovasi (bid’ah).
    Syariah belum ditentukan metode khusus untuk pekerjaan Dakwah. Tanggung jawab Dakwah akan dibuang dengan menggunakan metode apapun, apakah ini adalah dengan mengajarkan ilmu agama kepada murid , menulis buku, mengundang orang-orang Islam, datang ke rumah orang-orang Islam dan memanggil mereka ke Masjid itu (seperti yang Jama’ah Tabligh lakukan) atau cara lainnya.
    Mereka yang berasal dari Arab Saudi yang mengkritik kelompok ini biasanya tidak menyadari realitas Tabligh Jama’ah. Ini harus dikatakan kepada mereka: jika pekerjaan ini adalah salah, maka Anda harus menutup universitas Islam di Makkah dan Madinah dan semua perbuatan da’wah yang lainnya , dikarenakan banyak cara yang tidak lazim sebagaimana pada zaman Rasul Allah (Allah memberkatinya & memberinya kedamaian).
    Kesimpulannya, tidak ada yang salah dengan kerja Jama’ah Tabligh secara umum. Orang harus didorong untuk bergabung dan berpartisipasi dalam kerja yang menguntungkan ini. Kerja kebathilan sangat aktif dan kerja Jama’ah ini telah dianggap penting dan al-Hamdulillah Jama’ah ini secara keseluruhan telah melakukan tanggung jawab da’wah dengan sangat baik
    Jika ada kesalahan yang dilakukan orang yang terlibat dalam pekerjaan ini (seperti yang memang ada beberapa orang yang melakukannya), itu harus dikoreksi oleh para ulama dengan kebijaksanaan, wawasan, kelembutan dan kesopanan.
    Dan Allah tahu yang terbaik
    [Mufti] Muhammad bin Adam
    Darul Iftaa
    Leicester, Inggris
    4. Hukum Khuruj menurut Lembaga Fatwa Mesir
    Pertanyaan:
    Apa hukum khuruj yang dilakukan oleh kelompok Jamaah Tablig? Apakah perbuatan itu termasuk bid’ah ?
    Jawaban:
    Mufti Agung Mesir, Prof. Dr. Ali Jum’ah Muhammad:
    Khuruj yang dilakukan oleh Jamaah Tablig adalah perbuatan yang boleh dilakukan bagi orang yang mampu untuk berdakwah dengan sikap lembut, penuh hikmah dan mampu memberi nasehat dengan baik serta bersikap ramah dan sopan kepada orang-orang. Selain itu, orang tersebut juga harus mengetahui dengan baik apa yang dia sampaikan kepada orang-orang, tidak menerlantarkan keluarganya dan orang-orang yang menjadi tanggung jawabnya.
    Adapun penetapan masa khuruj selama 4 hari, 40 hari dan lain sebagainya, hanyalah merupakan masalah teknis murni yang tidak ada hubungannya dengan masalah bid’ah. Ini selama pelakunya tidak meyakini bahwa penetapan jumlah hari itu adalah sesuatu yang disyariatkan.

    BalasHapus
  96. 5. Keputusan Majelis Fatwa Negeri Sabah
    Jamaah Tabligh di Negeri Sabah
    1. Ahli Majelis Fatwa telah membincangkan perkara tersebut pada
    Muzakarah Fatwa Negeri Sabah bil 1/2004 pada 19 – 20 Januari 2004 M
    Muzakarah Fatwa Negeri Sabah bil 3/2004 pada 6 – 8 Oktober 2004 M dan
    Muzakarah Majelis Fatwa Negeri Sabah bil 1/2005 pada 12 – 14 September 2005 M
    Dan memutuskan bahawa ;
    a. Ajaran Jamaah Tabligh ini didapati tidak bercanggah dengan Akidah Ahli Sunnah Wal Jamaah
    b. Jamaah ini tidak dikategorikan sebagai ajaran sesat
    Pendapat Alim Ulama Tentang Jamaah Tabligh
    a. Pendapat Syaikh Asyraf Ali Thanwi
    Ketika Syaikh Muhammad Ilyas berusaha menerangkan tentang usaha Dakwah dan Tabligh ini kepada beliau, beliau berkata, “Sungguh masalah ini sudah sangat jelas. Tidak perlu dalil-dalil lagi. Pengaruh dan hasil usaha ini telah begitu jelas. Dikemukakan dalil hanyalah untuk memperjelas kebenaran. Namun saya telah berpuas hati ketika menyaksikan dengan mata kepala saya sendiri, sehingga saya tidak memerlukan penjelasan atau dalil-dalil lagi. Bahkan usaha Anda telah merubah keputus-asaan saya menjadi harapan.”
    b. Pendapat Mufti Muhammad Syafi’
    Beliau berkata, “Sesungguhnya, gerakan yang telah dirintis oleh Syaikh Muhammad Ilyas ini telah memberikan sumbangan dan jasa yang besar bagi seluruh dunia. Oleh karena itu, kepada para ulama hendaknya mau mempelajari manhaj Syaikh Muhammad Ilyas dan membukukan sejarah gerakan imaniyah ini secara terperinci sehingga dapat diambil pelajaran oleh pihak-pihak yang ingin berusaha menjalankan dakwah, menyeru manusia kepada Allah swt, serta menjadi lampu penyuluh bagi generasi yang akan datang.”
    c. Pendapat Syaikh Muhammad Manzhur Nu’mani
    Beliau berkata, “Saya yakin bahwa usaha ini satu-satunya usaha yang dapat menghidupkan kembali ruh keimanan dengan sempurna dikalangan umat muslimin. Sesungguhnya kesimpulan ari hakekat usaha ini telah saya pelajari secara ilmiyah dengan matang. Saya tidak terpengaruh oleh pemikiran Syaikh Ilyas walaupun beliau sendiri sering menjelaskannya. Namun saya berusaha keras mempelajari dakwah ini melalui Alquran dan Assunah dan segala sesuatu yang diperlukan oleh umat dewasa ini. Dengan senantiasa mengaji dan menyertai perjalanan-perjalanan dakwah Syaikh ilyas, semakin kuatlah keyakinan saya, bahwa usaha dakwah dan tabligh ini yang seperti inilah yang sangat diperlukan oleh umat pada saat ini, dan cara seperti ini adalah suatu cara pembaharuan yang paling mudah dan menyeluruh.”
    Beliau berkata, “Mursyid saya berkata kepada saya, “Alangkah baiknya jika sekarang engkau berkenan meluangkan waktu bersama Syaikh ini (Syaikh Ilyas). Sesungguhnya ini beliau sedang berjalan dengan kecepatan ribuan mil perhari.” Sungguh selama ini saya tidak percaya dengan apa yang saya baca dalam sejarah perjuangan dan pengorbanan para pemimpin Islam, para wali Allah dan para shalihin dalam rangka menegakkan agama. Bahkan saya menganggap apa yang saya baca itu sesuatu yang berlebih-lebihan. Hal tersebut telah menyebabkan saya termasuk orang yang pada mulanya menentang usaha dakwah ini. Namun pada akhir-akhir ini, setelah saya meluangkan waktu bersama Syaikh ilyas dan menyaksikan sendiri pengorbanan, kerisauan, dan kasih sayang beliau dalam menegakkan kalimatullah, terbukalah mata saya terhadap kebenaran hal-hal yang saya baca dalam sejarah mengenai para pejuang yang gigih dan tangguh itu.”

    BalasHapus
  97. d. Pendapat Syaikh Husain Ahmad Madani
    Beliau paling bersemangat membela Jamaah Tabligh dari serangan orang-orang yang anti Jamaah Tabligh dari kalangan kaum muslimin atau dari luar. Beliau sangat yakin bahwa negara-negara Islam sangat memerlukan gerakan dakwah seperti ini. Beliau berkata dalam ceramahnya, “Anda tidak mengetahui apa yang sedang Anda lakukan. Sesungguhnya itulah tugas tetap Rasulullah saw. Betapa banyak generasi yang lalu tidak menghiraukan perjuangan dan pengorbanan ini, maka bersyukurlah Anda kepada Allah atas nikmat yang sangat besar ini. Allah berfirman.
    “Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan semesta alam.
    “Mereka merasa telah memberimu nikmat dengan keIslaman mereka, katakanlah, Jangan kamu merasa telah memberi nikmat kepadaku dengan keIslamanmu. Sesungguhnya Allah, Dialah yang melimpahkan nikmat kepadamu dengan menunjukimu kepada keimanan jika kamu adalah orang-orang yang benar.”
    Menurut beliau, cara dakwah seperti inilah yang dahulu pernah dipakai dalam menyebarkan Islam ke seluruh dunia.”

    e. Pendapat Syaikh Mufti Mahmud Ahmad
    Beliau berkata, “Gerakan dakwah Syaikh Muhammad Ilyas bukan merupakan pembaruan yang bersifat parsial dan terbatas, tetapi suatu pembaharuan dan penyelesaian yang menyeluruh. Gerakan tersebut merupakan gerakan pembangunan bagi seluruh manusia dan kehidupan agama secara sempurna. Ia adalah cara memasukkan hakikat agama ke dalam hati dan menyebarkan Islam ke seluruh dunia.”

    f. Pendapat Allamah Mufti Azizurrahman
    Syaikh Mufti Azizurrahman telah menulis sebuah buku tentang Syaikh Muhammad yusuf Al-Khandahlawi. Diantara ungakapannya ia menulis, “Dengan penuh keyakinan saya tegaskan bahwa usaha dakwah dengan cara inilah yang dapat menjamin kebahagiaan dunia dan akhirat. Usaha inilah satu-satunya cara untuk mengembalikan kaum muslimin kepada Islam sebagaimana sediakala.”

    g. Pendapat DR. Dzakir Husain
    Beliau berkata, “Sungguh, saya melihat kerja jamaah dakwah dan tabligh sangat sederhana. Namun saya menjumpai di dalam menyeru manusia untuk taat kepada Allah.”
    h. Pendapat Allamah Ubaidillah As-Sindhi
    Syaikh Muhammad Ilyas berkata, “Dulu Syaikh Ubaidillah As-Sindhi berkata, “Gerakan ini telah dimulai pada waktu yang tidak tepat dan mustahil akan berhasil kecuali jika pemerintahan di negri ini telah berubah, yaitu jika India telah merdeka dari penjajahan Inggris. Namun kini Syaikh Ubaidillah berkata, “Saya telah berkunjung ke berbagai negara di dunia. Saya sangat berputus asa melihat negara-negara yang saya kunjungi. Namun, kini saya telah melihat adanya secercah harapan. Sungguh saya akan belajar dari gerakan dakwah ini. Saya akan mengunjungi Mewat untuk melihat para pejuang yang bergerak menjalankan dakwah dan pembaharuan mengikuti dakwah Syaikh Muhammad Ilyas.”

    BalasHapus
  98. i. Pendapat Syaikh Athaillah Syah Al-Bukhori
    Beliau pernah datang ke Markas Nizhamuddin, untuk melihat langsung usaha ini. Beliau berkata, “Saya percaya bahwa Syaikh Nizhamuddin yang dijuluki Auliya telah wafat. Namun, saya melihat bahwa beliau masih hidup dan diberi rezeki (yaitu adanya Syaikh Muhammad Ilyas). “Dan berkata, “Sungguh saya merasa baru masuk Islam ketika saya hadir di Markas Dakwah dan Tabligh di Nizhamuddin. Barang siapa ingin memperbagarui imannya dan ingin menjadi seorang muslim yang sempurna, hadirlah ke markas Dakwah dan Tabligh.”

    j. Pendapat Syaikh Adam Abdullah Al-Aluri
    Beliau berkata, “Penelitian secara ilmiah terhadap dakwah Syaikh Ilyas memerlukan pemahaman lingkungan maupun tempat yang menyebabkan timbulnya kerisauan Syaikh Ilyas. Juga perlu dipelajari sejarah gerakan ini dan cara-cara pembaharuannya di berbagai sejak awal.”------- “Sebenarnya, aturan yang berlaku di markas Syaikh Ilyas itu telah berlangsung lebih dari seperempat abad yang lalu. Tentu saja, itu suatu bukti yang jelas bahwa Syaikh Ilyas telah berusaha menghidupkan semua yang dibawa oleh Nabi saw, dan mungkin tidak ada duanya di seluruh dunia Islam. Meskipun di seluruh dunia banyak Markas yang menjadi pusat-pusat dakwah, tetapi tidak satu pun dari markas-markas tersebut yang memiliki contoh sempurna dari kegiatan Masjid Nabawi Syarif pada zaman Rasulullah saw, bukanlah hal itu telah cukup menunjukkan bahwa beliau memang mendapatkan taufik dari Allah untuk berkorban dalam usaha ini ?

    k. Pendapat Syaikh Adam Abdullah Al-Aluri
    Beliau berkata, “Jamaah Tabligh berdiri di india dengan kegiatan dakwahnya menyeru manusia kepada Allah, Ta’lim wat ta’lum, dan pendidikan ruhani yang menyeluruh. Jamaah ini didirikan oleh Syaikh Muhammad Ilyas pada tahun 1920 M. beliau menganjurkan agar di dalam dakwah lebih banyak bergerak dari pada sekadar menasehati lewat ceramah atau tulisan. Beliau mendidik kaum muslimin agar mengikuti cara-cara yang telah ditempuh oleh para sahabat, dan beliau juga menulis buku mengenainya sehingga jamaah Tabligh tersebar ke seluruh dunia.”

    l. Pendapat Imam Abu Zahrah
    Beliau menyaksikan langsung pergerakan jamaah-jamaah di markas Raiwind Lahore. Beliau berkata, “Sesungguhnya perang salib dan hru-hara Tartar telah melemahkan semangat bangsa Arab. Maka muncullah di India dan Pakistan semangat yang sangat kuat untuk melanjutkan dakwah Islamiyah hingga menyebar ke seluruh negara Asia Timur seperti Indonesia, Malaysia, dan lain-lainnya. Banyak kaum muslimin India yang telah keluar untuk berdakwah Islamiyah. Mereka berbekal sendiri di punggungnya serta menanggung segala kesusahan demi melaksanakan usaha dakwah sehingga Islam berkembang di beberapa wilayah di India Timur, di Philipina dan tempat-tempat lainnya. Bahkan di tangan merekalah banyak negro Amerika masuk Islam dan Islam berkembang di sana. Sungguh kita dapat melihat jamaah-jamaah itu di India dan Pakistan. Mereka keluar berdakwah, menyeru manusia kepada Islam. Mereka menyediakan diri dan harta mereka untuk menyiarkan Islam. Bahkan para pegawai pemerintah juga menyediakan waktu sepuluh persen, seolah-olah nisab zakat mereka.”

    BalasHapus
  99. m. Pendapat Syaikh Abu Bakar Al-Jazairi
    Beliau dalam salah satu tulisannya menyatakan, “Di tengah masyarakat yang dipenuhi kelalaian, kejahilan, dan syahwat seperti itulah Syaikh Muhammad Ilyas bangkit mendirikan Jamaah Tabligh memikirkan alat dan cara yang tepat untuk menyelamatkan umat dari bahaya tenggelam dalam kejahilan, kegelapan, kefasikan, dan kemusyrikan. Kemudian Allah menunjukkan beliau cara yang sangat tepat dan efektif, yang dengan cara tersebut banyak sekali manusia yang tak terhitung jumlahnya dapat diselamatkan dari lemah iman menjadi kuat iman, dari jahil terdapat Islam kepada cahaya ilmu, dari bahaya kelalaian kepada benteng dzikir, serta dari kefasikan dan kedurhakaan kepada ketaatan.”
    Sekarang, saya akan jelaskan mengenai alat yang dipakai oleh Jamaah Tabligh yang telah diilhamkan Allah kepada hamba-Nya, Syaikh Muhammad Ilyas, dan telah dipraktekkannya sehingga dapat menyelamatkan sejumlah besar manusia. Alat tersebut sangat sederhana, tetapi sangat efektif dan tiada duanya, suatu alat dan cara yang menakjubkan yang tidak lebih dari enam point atau enam sifat.”
    Syaikh Ibnu Sirrin rah ra, berkata, “Jika sampai kepadamu berita tantang saudaramu, maka carilah alasan yang membenarkan tindakannya. Jika kamu tidak menemukannya, maka katakanlah, “Mungkin dia mempunyai alasan.”

    BalasHapus
  100. Abu Qilabah rah.a. berkata, “Apabila sampai kepadamu berita tentang saudaramu yang tidak menyenangkan, maka carilah baginya suatu alasan dengan sungguh-sungguh. Dan jika tidak menemukannya, maka katakanlah kepada dirimu, “Barangkali dia mempunyai alasan yang aku tidak mengetahuinya.”
    Sheikh Abu Bakar Jabir Al-Jazairy,
    Mudir di Masjid Nabawi dan Universiti Madinah Al-Munawarrah
    Mereka berkata: Orang-orang Tabligh membuat bida’ah berupa keluar di jalan Allah secara berjemaah dan membatasi masa keluar 3 hari, 40 hari dan 4 bulan.
    Kami katakan:
    Sesungguhnya keluar untuk memperbaiki diri adalah seperti keluar untuk menuntut ilmu dan hidayah. Juga seperti keluar untuk mendakwah manusia kepada Allah dan mengajar mereka hal-hal yang bermenafaat di dunia dan akhirat. Semuanya itu adalah keluar di Jalan Allah, apabila di landasi niat yang benar dan untuk mengapai redha Allah s.w.t, bukan untuk memperolehi harta dan penghormatan atau untuk hiburan, permainan dan kebatilan.
    Adalah termasuk kelakuan bodoh atau pura-pura bodoh apabila ada orang yang mengingkari keluarnya Jemaah Tabligh untuk kepentingan hidayah bagi manusia, mengajar mereka, memperbaiki diri mereka dan mendidik rohani mereka.
    Padahal Rasulullah s.a.w bersabda, “Sepetang atau sepagi keluar di jalan Allah, lebih baik daripada mendapatkan dunia dan segala isinya.
    Juga sabda Rasulullah s.a.w, “Barangsaiapa mendatangi masjid ini, semata-mata untuk kebaikan yang ia ajarkan atau ia pelajari, laksana mujahid fi sabilillah.”
    Dan banyak lagi hadith sahih dan hassan yang mengajarkan dan memberi semangat untuk keluar di Jalan Allah. Alangkah ajaibnya perkataan mereka bahawa keluarnya Jemaah Tabligh adalah bida’ah! Dan lebih ajaib lagi mereka berhujah terhadap “keluar fi sabilillah secara berjemaah adalah bida’ah” dengan jangkaan mereka bahawa Rasulullah s.a.w mengirimkan Mu'az r.a ke Yaman bersendirian saja dan tidak berjemaah.
    Mereka lupa atau tidak tahu bahawa Rasulullah s.a.w tidak mengirimkan Mu'az r.a sendirian tetapi mengirimkan Abu Musa Al Asy’ary r.a bersamanya. Baginda s.a.w bersabda kepada keduanya, “Gembirakanlah mereka dan jangan kalian buat mereka lari. Mudahkan mereka dan jangan kalian menyusahkan. Bertolong-tolonglah kalian dan jangan berselisih.”
    Juga beliau mengirimkan Ali bin Abi Talib dan Khalid bin Sa’id bin al Ash r.huma. Bersama mereka baginda s.a.w mengirimkan rombongan besar untuk dakwah, ta'lim dan memutuskan perkara diantara manusia.
    Tentang pembatasan masa keluar yang mereka katakan sebagai Bidaah, adalah peraturan dakwah sebagaimana peraturan sekolah dan universiti yang mengenal batasan masa belajar dan kerehatan, untuk menyiapkan bekal dan perbelanjaan selama masa keluar. Apakah dengan demikian, orang-orang Tabligh dianggap membuat bida’ah kerena mereka mengatur hari-hari untuk kepentingan dan khuruj fi sabilillah (keluar di jalan Allah)?
    Alhamdulillah.
    Ditulis oleh Sheikh Abu Bakar Jabir Al-Jazairy,
    Mudir di Masjid Nabawi dan Universiti Madinah Al-Munawarrah
    Demikianlah sekilas ‘Apa itu Jamaah Tabligh’ dan beberapa pendapat ulama mengenainya. Uraian di atas setidaknya menyibak keasingan Jamaah Tabligh dan membuka hati terhadap maksud dan tujuan Jamaah Tabligh, yang semata-mata gerakan keimanan atas diri dan umat. Umar bin khattab ra. berkata, “Janganlah kamu berprasangka buruk terhadap kalimat yang keluar dari saudaramu mukmin, kecuali dengan prasangka yang baik selama kamu dapati kemungkinan untuk memahaminya dengan pemahaman yang baik.”
    Wallauhua'lam bishowab.


    BalasHapus
  101. ASSALAMU’ALAIKUM WR WB
    APAKAH JAMAAH TABLIGH GERAKAN SESAT?
    Ulama Wahabi Salafi menganggap Jamaah Tabligh adalah gerakan sesat. Sedang ulama Sunni lain seperti Yusuf Qardhawi dan Wahbah Zuhaili menganggap JT sebagai gerakan dakwah yang sangat baik.
    Oleh A. Fatih syuhud
    Ditulis untuk Buletin Al-Khoirot
    Pondok Pesantren Al-Khoirot Malang
    Apakah Jamaah Tabligh (JT) itu gerakan sesat? Pertanyaan ini diajukan oleh salah seorang alumni PP Al-Khoirot sekitar dua bulan lalu melalui SMS.[1]
    Pertanyaan tersebut wajar diajukan karena Jamaah Tabligh merupakan gerakan da’wah yang lahir dan berkembang di luar Indonesia, tepatnya di India. Sehingga tidak banyak santri dan kyai Indonesia yang memahami gerakan da’wah JT saat gerakan ini mulai masuk ke Indonesia. Apalagi ada pendapat beberapa ulama Arab Saudi yang menganggap JT sebagai gerakan sesat, bid’ah dan bahkan syirik. Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, misalnya, berfatwa demikian:
    “Adapun jama’ah (firqah) tabligh yang terkenal dari India itu, di dalamnya terdapat khurafat-khurafat, bid’ah-bid’ah dan kesyirikan-kesyirikan. Maka tidak boleh khuruj (keluar) bersama mereka. Kecuali kalau ada ulama yang ikut bersama mereka untuk mengajari mereka dan menyadarkan mereka, maka ini tidak mengapa. Tapi kalau untuk mendukung mereka, maka tidak boleh, karena mereka memiliki khurafat dan bid’ah. Dan orang alim yang keluar bersama mereka hendaknya menyadarkan dan mengembalikan mereka kepada jalan yang benar.” [2]
    Shaleh Fauzan al Fauzan[3] memiliki pendapat yang hampir serupa dengan mengatakan bahwa “Jamaah Tabligh adalah kelompok bid’ah shufiyyah, maka tidak boleh berjalan dan bermajelis dengan mereka.”[4]
    Muhammad Nashiruddin Al Albani[5] saat ditanya soal Jamaah Tabligh menjawab, “Yang saya yakini bahwa da’wah tabligh adalah: sufi gaya baru. Da’wah ini tidak berdasarkan kitabullah dan sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Khuruj yang mereka lakukan dan yang mereka batasi dengan tiga hari dan empat puluh hari, serta mereka berusaha menguatkannya dengan berbagai nas, sebenarnya tidak memiliki hubungan dengan nash secara mutlak.” [6]

    Pendapat seputar Jamaah Tabligh
    Para pengikut dan simpatisan JT tentu tidak perlu khawatir dengan opini para ulama di atas dan banyak fatwa ulama lain yang serupa. Karena, pendapat yang menganggap gerakan JT sesat didominasi oleh ulama Arab Saudi yang dikenal ekstrim dan kurang toleran dalam menilai kelompok lain. Sebagaimana diketahui ulama yang memiliki jabatan profesi di kerajaan maupun universitas Arab Saudi umumnya adalah mereka yang berfaham Wahabi atau Salafi. Sebuah faham yang didirikan oleh Muhammad bin Abdul Wahab. Kelompok yang mengklaim paling murni menjalankan ajaran Islam ini dikenal sering menghakimi kelompok lain dalam Islam sebagai bid’dah dan syirik.
    Untungnya, Muhammadiyah sebagai organisasi kemasyarakat yang awal berdirinya terinspirasi Wahabi tidak bertaklid pada opini ulama Wahabi dalam menilai JT. Dalam salah satu fatwanya, Majlis Tarjih Muhammadiyah menyatakan:
    “Kelompok Jama‘ah Tabligh … itu belum dapat dikategorikan golongan yang sesat, kecuali jika ada hal-hal lain yang mereka lakukan yang berlawanan dengan rukun Islam dan rukun Iman, yang tidak terdapat dalam al-Qur’an dan as-Sunnah.”[7]
    Yusuf Qardhawi termasuk di antara ulama kontemporer yang tidak menganggap JT sebagai gerakan sesat. Lebih dari itu, ia menganggap Maulana Muhammad Ilyas, pendiri JT, sebagai seorang da’i dan mujaddid (pembaharu) besar. Dan bahwasanya Maulana Ilyas termasuk di antara juru dakwah hebat yang pernah dikenal dunia Islam.[8]

    BalasHapus
  102. Wahbah Az Zuhayli, pakar fiqh asal Suriah, sangat mengapresiasi gerakan ini. Penulis kitab Mawsu’ah al Fiqh al Islamy wal Qadhaya al Muashirah (14 jilid) ini bahkan sangat memuji JT. Dalam salah satu fatwanya ia mengatakan bahwa “anggota Jamaah Tabligh adalah orang-orang yang sangat baik, salih, dan zuhud dan banyak berkorban untuk menyebarkan akidah Islam. ”[9] Az Zuhayli bahkan menganggap sangat tidak pantas mempertanyakan status sesat atau tidak sesatnya JT. Bagi Az Zuhayli, orang yang mempertanyakan niat baik JT adalah orang yang dengki.[10] Berikut pertanyaan seputar JT dan jawaban lengkap dari Az Zuhayli:[11]
    مارأيكم في جماعة الدعوة والتبليغ؟
    جماعة الدعوة والتبليغ هم الآن أمة التبليغ القائمة بفرض الكفاية‏،‏ وإن كان منهجهم على الطريقة الهندية وهي عرض الإسلام من جانب سلمي‏،‏ وربما يكون هذا مناسباً في مبدأ الأمر ليدخل الناس في دين الله ثم تكتمل ثقافتهم ومعرفتهم ببقية أحكام الإسلام. فهم إذن يستنون بسنة وسيرة النبي صلى الله عليه وسلم في التفرقة بين المرحلة الملكية والمرحلة المدنية
    وعلى أية حال‏:‏ إن هجوم بعض الناس عليهم لا مسوغ له‏،‏ فهذا منهج أفضل من منهج المهاجمين الذين يتشددون في عرض الإسلام.
    وهؤلاء الدعاة في غاية الصلاح والتقوى والزهد والتضحية من أجل نشر العقيدة‏،‏ فلماذا نسأل عنهم؟‏!‏ إلا لعرقلة مسيرة الدعوة والتبليغ‏،‏ وحسداً من الآخرين الذين يكفرون كما يكفرون أغلب المسلمين غيرهم.
    Dalam dua paragraf terakhir (yang saya beri teks tebal), Az Zuhayli sedikit menyindir kelompok yang menyerang JT –yakni kalangan ulama Wahabi—dengan mengatakan bahwa JT jauh lebih baik dari pengeritiknya yang suka mengkafirkan orang lain selain kelompok mereka sendiri.
    Kritik terhadap Jamaah Tabligh
    Jadi jelas, bahwa JT bukanlah gerakan sesat. Di mata para ulama terkemuka dunia, mereka justru sebuah gerakan yang membawa berkah bagi umat Islam. Namun demikian, bukan berarti tidak ada kritik yang dialamatkan pada gerakan ini. Beberapa kritik untuk sebagian (besar) anggota JT antara lain:
     Kurang ilmu. Kritik ini muncul dari Habib Mundzir Al Musawa seorang ulama Jakarta. Ia mengatakan bahwa JT hendaknya memprioritaskan mencari ilmu terlebih dahulu sebelum berdakwah atau berdakwah tanpa lupa mencari ilmu. Agar tidak terjadi fanatisme aliran dan tidak ngawur. Terutama saat mereka ditanya perihal agama pada saat menjalankan dakwahnya. Ia mengakui bahwa tidak semua anggota JT orang bodoh di bidang agama.
     Komitmen pada hadits shahih perlu mendapat penekanan,
     Metode khuruj dengan hitung-hitungan tertentu juga masih perlu didiskusikan.
     Jika seseorang mau khuruj empat bulan dengan meninggalkan keluarganya maka yang harus diperhatikan adalah apakah sudah menyediakan nafkah untuk keluarganya selama mereka ditinggalkan. Khuruj begitu saja tanpa memperhatikan nafkah merupakan tindakan yang kurang bijak. Bertawakkal kepada Allah bukan berarti mengesampingkan usaha yang benar.
     Hantam kromo. Dari semangatnya berdakwah sampai lupa etika berkomunikasi. Saat bersilaturrahmi pada ulama disamakan dengan cara ketika berbicara dengan orang yang buta huruf. Semua dalil yang dihafalnya keluar begitu saja tanpa rem. Padahal untuk mengambil hati orang pintar di bidang agama, cara terbaik adalah dengan bertanya, meminta saran dan petunjuk. Bukan menasihati. Bayangkan apabila anak TK memberi kuliah ilmu hitung pada seorang dosen matematika.
     Fanatisme golongan. Tidak sedikit anggota JT yang secara eksplisit mengatakan bahwa orang yang di luar JT adalah “orang-orang yang belum mendapat hidayah.” Kata-kata ini jelas tidak benar, bodoh dan tidak taktis. Dan itu semakin memperkuat stereotipe yang menganggap bahwa JT kumpulan orang-orang yang “tidak pintar.”
     India minded. Personil JT Indonesia terlalu dipengaruhi gaya berpakaian ala India. Itu bisa dilihat dari kesukaan memakai kurta (baju putih semi jubah), pakai sandal jepit dan kurang rapi.

    BalasHapus
  103. KESIMPULAN
    JAMAAH TABLIGH ADALAH GERAKAN DAKWAH YANG DIDIRIKAN OLEH SEORANG ULAMA INDIA BERNAMA MAULANA MUHAMMAD ILYAS PADA 1920. GERAKAN INI BERTUJUAN UNTUK “MENGISLAMKAN ORANG ISLAM” YANG KURANG KOMITMEN TERHADAP AJARAN AGAMANYA. JT BUKANLAH GERAKAN SESAT. IA JUGA BUKAN KELOMPOK EKSTRIM YANG MUDAH MENGKAFIRKAN ORANG LAIN. WALAUPUN FANATISME GOLONGAN TERKADANG MUNCUL. DENGAN SISTEM PEREKRUTAN YANG TERBUKA DAN SEPERTI MLM (MULTI LEVEL MARKETING) DI MANA SETIAP ANGGOTA “DIWAJIBKAN” UNTUK MENDAPAT ANGGOTA BARU, MAKA GERAKAN INI TUMBUH DENGAN PESAT DI SELURUH DUNIA TERMASUK INDONESIA.
    YANG SUKA DAN MERASA COCOK DENGAN METODE DAKWAH JT DIPERSILAHKAN BERGABUNG MENJADI BAGIAN DA’I GLOBAL. YANG TIDAK SUKA ATAU KURANG COCOK, TIDAK PERLU IKUT. JUGA TIDAK PERLU MENCACI. APALAGI MENGAFIRKAN MEREKA. TERLEPAS DARI SEGALA KEKURANGAN PARA PERSONIL JT, MEREKA JELAS TELAH BERBUAT SESUATU UNTUK ISLAM. YANG BELUM TENTU DILAKUKAN OLEH PARA PENGERITIKNYA. JT ADALAH BAGIAN DARI KEINDAHAN ISLAM YANG YANG MEMBOLEHKAN MUNCULNYA BERBAGAI MACAM KELOMPOK TAPI TETAP BERPAYUNG DALAM SATU AKIDAH ISLAM.
    PADA SAAT YANG SAMA, JT JUGA HENDAKNYA BERMAWAS DIRI DAN MEMBUKA KUPING LEBAR-LEBAR TERHADAP KRITIK. KARENA KRITIK TIDAK MUNCUL DARI RUANG HAMPA.[]
    [1] SAYA MEMANG MEMBUKA KONSULTASI AGAMA MELALUI SMS DAN INTERNET (EMAIL, WEBSITE, FACEBOOK, TWITTER) KEPADA SIAPA SAJA YANG MEMILIKI PERSOALAN YANG BELUM TERJAWAB.
    [2] DARI KASET AL QAULUL BALIG ABDUL AZIZ BIN ABDULLAH BIN BAZ (1909 – 1999) ADALAH MUFTI AGUNG ARAB SAUDI.
    [3] SALAH SEORANG MUFTI RESMI KERAJAAN ARAB SAUDI ANGGOTA LAJNAH DAIMAH LIL BUHUTS WAL IFTA’ ARAB SAUDI.
    [4] SHALEH FAUZAN AL FAUZAN, AL IJABATU AL-MUHIMMAH FIL MASYAKIL AL-MALAMMAH, HAL. 145.
    [5] MUHAMMAD NASHIRUDDIN AL ALBANI ADALAH SEORANG AHLI HADITS UNIVERSITAS ISLAM MADINAH.
    [6] DARI KASET AL QAULUL BALIGH FIR RADD ‘ALA FIRQATIT TABLIGH.
    [7] TARJIHMUHAMMADIYAH.BLOGSPOT.COM 10 OKTOBER 2011
    [8] YUSUF QARDHAWI, ASY-SYAIKH ABUL HASAN AN NADWI KAMA AROFTUHU (اشيخ أبو الحسن الندوي كما عرفته)
    [9] وهؤلاء الدعاة في غاية الصلاح والتقوى والزهد والتضحية من أجل نشر العقيدة LIHAT FATAWA DI ZUHAYLI.COM
    [10] لماذا نسأل عنهم؟‏!‏ إلا لعرقلة مسيرة الدعوة والتبليغ‏،‏ وحسداً من الآخرين
    [11] IBID

    BalasHapus
  104. allahu akbar..
    wahai saudara2 ku.. apapun perbedaan pandangan kita, istiqparlah.. jdn ikut trpancing dlm debat saling menjatuhkan,,,

    intinya,, jgn biarkan bid'ah2 yg sesat dan ritual2 pertolongan dan sesajen2 itu terus ada dan turun ke anak cucu kita nantinya,,, ajarkanlah bagi org2 muslim utk tidak melaksanankan bid'ah2 sesat lagi menyesatkan

    BalasHapus
  105. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  106. Assalamu'alaikum Wwarahmatullahiwabarokatu

    Jazakallah akhi alex jodi jodi yg udah memaparkan cukup detail mengenai pendapat2 ulama ttg dukungannya trhadap JT, terus terang jadi kangen khuruj lagi, uda ngerasa haus lagi,maklum slama ini ana sring kumpul sm temen2 JT ,sdgkan utk khuruj sndiri baru kesanggupan 3 hari, doakan ana tmn2 JT smua spy bs spt mu, 7,40,4 bulan, bahkan mgkn stahun dan istiqomah stiap bulannya utk 3 hari minimal, utk hidupkan kebesaran Allah di hati, terus terang berbagai ustad ana temui dr brbagai golongan, berbagai buku ana baca dr berbagai pemahaman, walau smpt "hampir" di buat maju mundur ttg kbenaran JT stlh bertemu teman yg krg spaham dgn JT, tetep hati kecil gk bs di bohongin, kmanapun ana berpijak, slalu JT ada di hati dan smgat dan akhlak2 dan pngalaman yg prnah ana dp dr JT, itulah yg membimbing ana menjalankan khidupan scr islami dan keyakinan yg kuat, ketawadhuan kalian, tangisan tengah malam kalian utk saudara2 kalian, sopan santun, akhlak, kbersamaan, kemujahadahan, ajaran Quran dr berbagai Hafidz Quran dlm rombongan, nasehat berbagai ustad dr berbagai pndok pesantren yg trdpt dlm rombongan sy wktu itu, hadiah kitab fadhail dr amir, takkan terlupakan dan komentar2 kalian di blog ini, sunggu mendorong lebih dan lebih kuat lagi utk khuruj dan islah diri berjamaah, smoga Allah meridhoi kalian, setuju dgn yg akhi alex jodi jodi ktkan, dan serupa dgn yg bbrapa ulama ktkan trhadap kalian JT, tetep trima kritikan yg membangun utk JT, utk yg menghina, ckup kt doakan bersama2 saja, bisa saja yg di hina itu nanti kedepannya bs jadi org yg paling getol/jos mendakwahkan islam dgn metode JT :) , salam kenal smuanya saudaraku se iman se islam, kokohkan ukhuwah islamiyah, wallahu'alambisshowab, jazakumullahukhhorinkatsiron, wassalamu'alaikumwarahmatullahiwabarokatu ...Hamba Allah di bogor

    BalasHapus